Reporter: Abdullah Umar Al Faruk, Dhita Luna, Dinda Sajidah
Suara USU, Medan. Panitia Pelaksana Pemilihan Raya (Pemira) Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan sosialisasi Pemira USU 2026 pada Kamis (23/2). Sosialisasi ini diselenggarakan di Gelanggang Mahasiswa USU dan terbuka bagi mahasiswa USU. Selain itu, panitia juga mengundang tenaga kependidikan dari Direktorat Prestasi Mahasiswa dan Hubungan Kealumnian (Ditmawalumni).
Acara diawali dengan pembacaan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan kata sambutan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pemira, M. Rafif Cendana Rambey. Sambutan juga disampaikan oleh Direktur Ditmawalumni, Rahma Yurliani S.Psi., M.Psi.
Memasuki acara utama, yaitu pemaparan teknis pelaksanaan Pemira dan tata cara pemilihan, Sekretaris Panitia, Amalina Mauliza Salsabila, menjelaskan sistem pemungutan suara Pemira tahun ini yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan tersebut terletak pada penerapan Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang berbasis online.
Meski demikian, pemilih tetap harus mendatangi lokasi pemungutan suara di masing-masing fakultas dan melakukan registrasi dengan menunjukkan Kartu Rencana Studi (KRS). Setelah itu, pemilih akan diarahkan menuju lima unit komputer yang telah disediakan untuk memilih calon kandidat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM).
Terkait timeline kegiatan, rangkaian pelaksanaan Pemira ini akan berlangsung hingga Maret dengan beberapa tahapan. Setelah sosialisasi ini, pendaftaran dan verifikasi calon dibuka hingga 4 Maret. Tahapan selanjutnya adalah sidang verifikasi yang dijadwalkan pada 5–6 Maret, kemudian penetapan nomor urut serta technical meeting pada 9 Maret. Kampanye dan debat kandidat akan dilaksanakan pada 10–11 Maret, sementara pemungutan suara serentak dijadwalkan pada 13 Maret. Selain itu, dalam sosialisasi ini juga dijelaskan syarat-syarat khusus serta kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi oleh para calon pendaftar.
Amalina juga menyampaikan bahwa akan ada sosialisasi lanjutan yang dilaksanakan di setiap fakultas dengan melibatkan dua dosen dan tiga mahasiswa sebagai perwakilan. Para perwakilan tersebut diharapkan dapat menyebarluaskan informasi terkait tata cara pemilihan kepada mahasiswa di lingkungan fakultas masing-masing.
Setelah sesi pemaparan materi, acara diakhiri dengan sesi tanya jawab antara ketua panitia dan mahasiswa yang hadir bersama seluruh peserta serta tamu undangan.
Amalina berharap kegiatan Sosialisasi Pemira ini dapat bermanfaat dan memberi pemahaman bagi teman-teman mahasiswa. “Saya berharap semoga para mahasiswa yang telah mengikuti sosialisasi dapat memberikan informasi apa yang telah kami berikan kepada teman-teman di fakultasnya masing-masing, sehingga seluruh mahasiswa dapat memahami dengan jelas,” ungkapnya.
Redaktur: Muhassanah Nasution
Leave a comment