SUARA USU
Kabar Kampus

Tak Pakai Dollar, Intip Dampak Bagi ASEAN

Oleh: Affif Nikki Anwar

Suara USU, Medan. Beberapa negara di ASEAN melayangkan sebuah keputusan yang mengejutkan. Mereka menyetujui ajakan Indonesia untuk meninggalkan Dollar Amerika Serikat dalam melakukan transaksi lintas batas.

Dalam konferensi pers di Jakarta (25/08), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa pemimpin ASEAN sudah menyepakati keputusan terkait hal ini. Para negara ASEAN sudah setuju akan mengupayakan hal ini dalam tiga bidang, yaitu transaksi mata uang lokal dalam memfasilitasi perdagangan, investasi kedua transaksi mata uang lokal, dan pembayaran lintas batas.

Awalnya, hanya Indonesia, Malaysia, dan Thailand yang memiliki komitmen awal untuk meninggalkan Dollar. Namun, pada akhirnya negara-negara di ASEAN lainnya pun turut ikut serta dalam komitmen ini. Hal ini merupakan suatu penguatan dalam komitmen yang diambil oleh ASEAN sendiri.

Reaksi terhadap keputusan ini bervariasi, baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa pihak mendukung langkah ini sebagai langkah maju menuju kemandirian ekonomi, sementara yang lain mengkhawatirkan potensi gangguan dalam perdagangan dan investasi internasional.

Keputusan ini menyebabkan beberapa dampak pada perekonomian, antara lain:

  • Keseimbangan dagang, di mana negara-negara ASEAN yang memiliki neraca dagang yang kuat dengan Amerika Serikat mungkin perlu menyesuaikan strategi perdagangan mereka.
  • Perubahan investasi asing, langkah ini mungkin mempengaruhi keputusan investor asing, terutama yang saat ini berinvestasi dalam negara-negara ASEAN.
  • Kerja sama regional yang ditingkatkan, negara-negara ASEAN mungkin akan lebih mendekat secara ekonomi dan berupaya untuk meningkatkan perdagangan intra-regional.

 

Redaktur: Anggie Syahdina Fitri

Related posts

HMM FEB USU Adakan Invest Class Untuk Investor Pemula

redaksi

KPU FKM USU Kembali Dibentuk setelah 2 Tahun Vakum

redaksi

Manajemen Got Talent, Ajang Unjuk Bakat Mahasiswa Fasilkom-TI

redaksi