SUARA USU
Opini

Aktif di Kelas, Apakah Jadi Patokan Dapat Nilai Tinggi dari Dosen?

Penulis : Nabilla Rafiqoh

Suara USU, Medan. Selain ingin mengetahui sesuatu yang kurang dipahami, mengajukan pertanyaan dan aktif dalam kegiatan pembelajaran di kelas biasanya mampu menjadi nilai tambah bagi mahasiswa. Namun, beberapa dosen terkadang hanya melihat hal tersebut sebagai hal biasa dan kegiatan tersebut sama sekali tidak mendapatkan nilai dari dosen kepada mahasiswa. Padahal hal tersebut tentu sebenarnya menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan nilai tambahan, dosen bisa mengetahui mahasiswa yang memang benar-benar fokus, dan mahasiswa bisa lebih mengerti dengan penjelasan yang kurang dipahami.

Tetapi banyak kejanggalan yang dirasakan oleh mahasiswa ketika nilai akhir semester sudah keluar, dimana banyak sekali pro dan kontra antar mahasiswa dikarenakan nilai yang mereka dapatkan tidak sesuai dengan harapan. Mahasiswa yang merasa dirinya aktif mampu mendapatkan nilai bagus tetapi fakta yang didapat tidak sesuai, malah mahasiswa yang kurang aktif nilainya bisa lebih tinggi. Apakah adil?

Ketidakadilan mulai dirasakan oleh beberapa mahasiswa, banyak di antara mereka yang merasa aktif di kelas menjadi sia-sia, sehingga ada yang jadi semakin malas untuk belajar dan tidak ingin aktif kembali ketika pembelajaran di kelas. Jika hanya membuat nilai akhir dengan nilai ujian, justru hal tersebut bukanlah penilaian yang efektif bagi mahasiswa sebenarnya juga hanya murni dari nilai ujian tetapi pasti ada nilai kehadiran bagi mahasiswa. Namun, jika hal tersebut terus menjadi prinsip bagi beberapa dosen hal tersebut akan menciptakan mahasiswa menjadi generasi yang tidak memiliki ilmu. Karena setiap mahasiswa ketika ujian pasti banyak yang hanya beruntung/hoki, bukan murni dari diri sendiri.

Beberapa mahasiswa sangat kecewa dengan adanya penilaian yang diberikan beberapa dosen, dan memang setiap dosen memiliki penilaian yang berbeda-beda namun, demikian jika hal seperti ini terus terjadi mahasiswa akan terus merasakan ada ketidakadilan. Banyak dari mahasiswa yang tidak bisa bertindak dan tidak berani untuk komplain kepada dosen terkhusus mahasiswa semester awal yang masih ditahap penyesuaian di kehidupan kampus.

Redaktur: Khaira Nazira

 

 

 

 

 

 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Berpakaian Berlebihan : Mahasiswa Terjebak Budaya Hedonisme

redaksi

Aksi Aktivis Warnai Women 20 Summit di Danau Toba

redaksi

Politik Pencitraan, Baik atau Buruk?

redaksi