
Reporter : Katrin/Vimelia/Bunga/Arfa
Suara USU, Medan. Fakultas Ilmu Budaya sedang melangsukan Pemilihan Raya (PEMIRA) untuk memilih Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) tepatnya pukul 10.36, Senin (25/11) di Pendopo FIB USU.
Terjadi sedikit keterlambatan dari jadwal yang ditentukan yaitu pukul 10.00 WIB, hal ini disebabkan karena beberap surat DPM bercampur dengan DPM fakultas lain. Walaupun demikian, Mahasiswa terlihat antusias berdatangan k pendopo untuk menggunakan hak suara mereka.
Mekanisme PEMIRA di FIB tidak jauh berbeda dengan pada umumnya. Sebelum mendapatkan surat suara, Mahasiswa diarahkan untuk memperlihatkan KTM sebagai bukti identitas pemilih. Antusiasme tersebut terlihat dari panjangnya antrian pemilih yang memadati pendopo sejak dimulainya PEMIRA dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di FIB sebesar 3.000 suara dan jumlah mahasiswa yang telah ikut berpartisipasi menurut informasi KPPS yaitu kurang lebih 380 mahasiswa.
Keantusiasan mereka terbukti saat mahasiswa menyempatkan waktu untuk hadir seusai kelas. Gebi dari Program Studi Sastra Inggris mengungkapkan, “Saya merasa PEMIRA ini mirip dengan PEMILU dan akan jadi hal yang mengubah masa depan USU kedepannya. Jika ada kesadaran diri bahwa akan ada perubahan di USU nantinya maka pasti datang (mencoblos) di PEMIRA.” Sementara itu, Zihan yang juga merupakan mahasiswa FIB menambahkan bahwa “Selama tidak ada fundalisme selama pemira berlangsung maka akan aman saja yang penting tertib.”
Redaktur: Jio M
Leave a comment