SUARA USU
Kabar Kampus

BEM FIB Hadir Tanpa Pemilihan Raya, Apa yang Terjadi?

Musyawarah HMJ sekawasan FIB (Sumber: Dok. Pribadi)

Reporter: Jesika Yusnita Laoly/ Zalfaa Tirta

Suara USU, Medan. Setelah empat tahun vakum, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (BEM FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) akhirnya kembali aktif. Pengumuman resmi mengenai ketua umum terpilih atas nama M. Syauqi Aulia Saufi beserta wakil ketua umum terpilih Alif Ananda, disampaikan melalui akun Instagram resmi BEM FIB USU Jum’at (24/5). Namun aktifnya BEM FIB kali ini terjadi tanpa melalui Pemilihan Raya (Pemira) yang menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan mahasiswa terkait transparansi birokrasi BEM.

Menurut Syauqi, alasan dibalik vakumnya BEM FIB sejak tahun 2020 disebabkan masalah internal yang dialami oleh ketua BEM sebelumnya. Informasi ini masih simpang siur dan tidak sepenuhnya jelas. Syauqi menjelaskan bahwa kembalinya BEM FIB kali ini dilakukan melalui jalur mandataris setelah diadakan rapat dan konsolidasi dengan ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) sekawasan FIB. “Kami terpilih melalui jalur mandataris setelah melakukan rapat bersama ketua-ketua HMJ. Dari 10 HMJ yang ada, hanya HMJ Sastra Arab yang mengajukan calon ketua BEM,” ungkap Syauqi.

Alif selaku wakil ketua umum terpilih menambahkan bahwa konsolidasi yang diadakan dihadiri oleh hampir semua HMJ, kecuali program studi Sejarah dan Sastra Batak yang mengalami vakum kepengurusan. Pada konsolidasi terakhir, semua ketua HMJ yang hadir menandatangani kesepakatan untuk membentuk BEM melalui jalur mandataris. “Saat konsolidasi, hanya Sastra Batak dan Sejarah yang tidak hadir karena HMJ mereka vakum. Semua ketua HMJ yang hadir menandatangani kesepakatan,” jelas Alif.

Syauqi juga menjelaskan bahwa Pemira tidak dilakukan karena tidak ada kandidat lain yang diajukan oleh HMJ. Jika ada kandidat lain, pemilihan suara tetap akan dilakukan oleh ketua HMJ sekawasan. Prosedur ini dipilih agar BEM tidak dipilih oleh pihak dekanat sekaligus mempertahankan independensi mahasiswa. “Kami tidak ingin BEM dipilih oleh dekanat. Keputusan ini sepenuhnya dijalankan oleh mahasiswa tanpa campur tangan dekanat,” tegas Syauqi.

Mengenai sosialisasi Syauqi mengakui bahwa informasi tentang kembalinya BEM FIB belum maksimal dan masih menggunakan akun Instagram sebagai media utama. Sosialisasi juga dilakukan melalui ketua HMJ sekawasan kepada anggotanya. Kedepannya BEM FIB berkomitmen untuk menjalankan program kerja dengan transparansi dan melibatkan mahasiswa dari berbagai HMJ. “Kami akan selalu melibatkan anggota-anggota HMJ lain dalam program kerja kami,” tambah Syauqi.

Selain itu Syauqi juga memastikan bahwa untuk periode selanjutnya Pemira akan diadakan secara penuh. Meskipun sampai saat ini belum dilantik secara resmi oleh dekanat, BEM FIB telah memulai proses rekrutmen terbuka dan pelantikan diharapkan segera dilakukan. “Saya bisa yakinkan bahwa 100% Pemira akan dilakukan untuk periode selanjutnya,” terang Syauqi.

Sementara dalam menanggapi adanya protes dari mahasiswa yang tidak setuju dengan metode pemilihan ini Syauqi menjelaskan bahwa hal tersebut kembali kepada ketua HMJ yang sudah diinformasikan secara jelas pada saat konsolidasi. “Protes pasti ada, namun apabila masyarakat FIB belum mengetahui informasinya, itu kembali lagi ke ketua HMJ yang sudah diarahkan untuk menginformasikan kepada seluruh anggotanya,” ujarnya.

Syauqi juga mengungkapkan bahwa langkah untuk membentuk kembali BEM FIB ini didorong oleh keresahan HMJ terhadap kondisi kampus dan kegiatan kemahasiswaan, serta surat peringatan dari DITMAWA USU yang mendesak pembentukan BEM segera. “Kesepakatan untuk membentuk BEM FIB berangkat dari keresahan HMJ dan surat peringatan dari DITMAWA USU,” tutup Syauqi.

Dengan adanya BEM FIB USU yang baru, diharapkan kedepannya dapat membawa perubahan positif dan peningkatan dalam kegiatan kemahasiswaan di fakultas mereka.


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Optimis Berkompetisi di Debat Konstitusi, MDC FH USU Bawa Pulang Juara 2

redaksi

Simposium Sumut 2022 dan Wadah Penyelesaian Masalah Daerah!

redaksi

Strategi Pemasaran UMKM Waterpark Tirta Mas Tanjung Morawa di Masa Pandemi Covid-19

redaksi