SUARA USU
Sastra

Benang Merah Kucica

(Sumber: Pinterest.com)

Penulis: Cahya Muty Salsabila

Dalam keheningan yang tersembunyi

Kucica bersenandung dalam senyap

Emosi terdalam berputar dalam hati

Yang tak mampu terucap, terjaga

 

Benang merah melintas dalam lautan

Membawa bumi tenggelam dalam

Rahasia alam nirwana terjaga

Mengunci dongeng yang tak terungkap

 

Rupawan tak terlukiskan

Kemuliaan tak terhingga

Misteri yang membeku

Layaknya dewa-dewi yang tak terjelma

 

Kucica berjiwa, kemuliaan itu tidak

Rasa yang tak diketahui

Seperti bulan di langit abadi

Tunggu ditempat daratan bertemu lautan

 

Kucica kehilangan jiwa, kemuliaan itu mengabur

Seperti kenangan dalam laut mati

Yang tak mampu terucap, terjaga

Menunggu ditempat daratan bertemu lautan

 

Kucica berjiwa, kemuliaan itu juga

Sukma antah berantah kembali

Bukannya ditempat daratan bertemu lautan

Melainkan ditempat gunung bertemu langit

 

P.S Puisi ini ditulis berdasar keinginan tak terungkap seorang gadis yang ingin bertukar tempat dengan kucica kecil yang berjodoh dengan dewa laut.

 Redaktur: Khaira Nazira

 

Related posts

Pelindung Kita

redaksi

Guncangan

redaksi

Indah

redaksi