Oleh: Betania Manullang
Suara USU, Medan. Bulan Ramadhan sudah berjalan beberapa minggu dan kegiatan berburu takjil semakin menarik untuk dilakukan oleh masyarakat baik yang berpuasa maupun tidak. Sembari menunggu waktu berbuka, tentunya masyarakat banyak berkeliling mencari tempat-tempat yang menjual takjil untuk berbuka puasa. Tak ketinggalan pula mahasiswa yang turut meramaikan kebiasaan pada saat bulan puasa tersebut. Tradisi ngabuburit dengan berburu takjil sudah seperti tradisi yang menyenangkan untuk dilakukan bersama dengan teman ataupun keluarga.
Bulan puasa tahun ini, banyak para pedagang yang berjualan di sekitar pintu 4 USU, sehingga menjadikan wilayah tersebut menjadi lokasi wajib yang didatangi para pemburu takjil. Mulai dari awal bulan puasa, wilayah sekitar pintu 4 USU selalu terlihat ramai dengan nteraksi antara pedagang dan pembeli. Para pembeli yang ramai tersebut tentunya tidak hanya mahasiswa USU saja, melainkan juga masyarakat umum.
Adapun makanan serta minuman yang dijual sangat beragam dan menarik untuk dicoba. Beberapa diantaranya yaitu, berbagai jenis es seperti es buah, es doger, maupun es jeruk yang segar untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa. Tak ketinggalan pula berbagai macam mie dan gorengan seperti bakwan, tahu isi, risol, sate dan sebagainya turut menjadi santapan yang ramai diburu masyarakat. Ada juga beragam jenis kue basah yang turut menjadi favorit para masyarakat. Tersedia juga kolak serta berbagai pencuci mulut lainnya dengan tampilan menarik dan menggugah selera.
Banyaknya pedagang yang berjualan di sekitar pintu 4 tersebut menjadi alasan makanan dan minuman yang dijual sangat bervariasi. Harga untuk berbagai takjil juga cukup terjangkau dan ramah di kantong, seperti es yang dijual seharga lima ribu rupiah dan gorengan yang harganya mulai dari seribu rupiah per biji.
Bagi teman-teman Suara USU yang tertarik untuk berburu dan menikmati berbagai takjil yang menggugah selera tersebut boleh langsung datang ke lokasi. Tapi, jangan lupa untuk tetap menjaga ketertiban untuk menghindari kemacetan di sepanjang jalan dan tetap menjaga kebersihan dengan membuang sampah makanan di tempah sampah terdekat ya Sobat Suara USU!
Redaktur: Fransiska Zebua
Leave a comment