SUARA USU
Kuliner

Croissant Cromboloni, Makanan yang Sedang Tren di Media Sosial

Penulis: Nisya Augia 

Suara USU, Medan. Cromboloni menjadi salah satu makanan yang viral di media sosial dan menjadi kreasi croissant yang baru. Banyak orang berbondong-bondong  ingin mencoba enak dan lumernya cromboloni.

Jenis pastry asal Prancis, Cromboloni adalah makanan yang memadukan antara croissant dan bomboloni. Makanan pastry ini memiliki tekstur yang flacky and buttery sementara dalamnya lembut. Cromboloni mempunyai bentuk croissant bulat yang dibentuk seperti donat bomboloni.

Bentuk yang menggiurkan membuat banyak pecinta kuliner penasaran dengan makanan ini. Croissant ini menjadi viral karena tampilan yang menarik dengan isian krim yang banyak hingga dapat meleleh keluar ketika ditekan.

Croissant cromboloni ini juga memiliki isian beragam rasa mulai dari coklat, stroberi hingga pistachio. Banyak orang dibuat penasaran dengan rasa pistachio atau dikenal dengan rasa kacang. Tapi croissant yang jadi favorit adalah rasa coklat. Biasa cromboloni dijual dengan harga mulai dari Rp30.000, tergantung seberapa premium bahan yang digunakan.

Kaum-kaum FOMO (Fear Of Missing Out) atau mereka takut ketinggalan tren, berlomba-lomba mencari tahu di manakah bisa mendapatkan cromboloni yang viral ini. Beberapa toko roti dan pastry di kota-kota besar, kreasi cromboloni sudah banyak dijual.

Salah satu tempat pastry viral yang menjual croissant cromboloni di Medan yaitu Bakewithmae. Cromboloni yang dijual disini memiliki varian rasa yaitu coklat, pistachio dan matcha dengan tekstur yang renyah dan isi yang melimpah. Harga cromboloni yang dijual kisaran Rp 35.000. Pengunjung dapat langsung ke toko ini sekaligus menikmati suasana yang estetik. Dikarenakan pengunjung yang datang sangat tidak kondusif, toko pastry bakewithmae melakukan sistem PO dari Tanggal 05 Desember kemarin. Toko ini berlokasi di Jalan Dewa Ruci 1A, Kota Medan. Buka mulai jam 10:00 – 20:00 WIB.

Redaktur: Taty Kristina 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Lapis Talas Sangkuriang, Kue Penggoda Lidah Asal Kota Hujan

redaksi

Mango Sticky Rice, Hidangan Penutup Asal Thailand yang Hits di Indonesia

redaksi

Dayok Binatur: Kuliner Yang Berisikan Harapan Khas Simalungun

redaksi