SUARA USU
Sosok

Dr. Zahedi M.Si Dosen Matematika Idaman Mahasiswa

Reporter: Syakirah Fathanah

Suara USU, Medan. Dr. Zahedi, M.Si atau kerap disapa Abah adalah dosen matematika di Universitas Sumatera Utara. Beliau menjadi dosen favorit mahasiswa karena kepedulian dan dedikasinya yang besar terhadap lingkungan di sekitarnya. Kedekatan beliau dengan mahasiswa ditunjukan dengan bebasnya para mahasiswa untuk menggunakan ruangannya dalam mendiskusikan hal-hal yang bermanfaat bagi pendidikan. Bukan hanya membiarkan ruangannya digunakan, Pak Zahedi juga sering meluangkan waktunya untuk ikut berdiskusi dengan para mahasiswa bahkan mau membantu ketertinggalan beberapa mahasiswanya.

“Saya mau orang jadi baik ajalah,” ujarnya kala itu.

Pak Zahedi membuktikan dedikasinya dengan keberhasilannya dalam membimbing empat mahasiswanya dalam menulis karya tulis ilmiah bertarap profesor yang kini sedang menunggu pengakuan dari penerbit berskala internasional. Tidak hanya bagi mahasiswa saja, Pak Zahedi juga kerap menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan mengajak anak-anak dengan ekonomi rendah di sekitar tempat tinggalnya untuk berekreasi. Pak Zahedi juga kerap mengadakan kegiatan belajar bersama di teras rumahnya bersama anak-anak itu.

“Membuat mereka tersenyum sudah senang saya. Dia ketawa walaupun nanti berkelahi antar kawan, sudah senang saya. Itulah pamrih bagi saya artinya itu imbalan yang saya harapkan,” ungkapnya.

Pak Zahedi mengatakan dibalik sosoknya yang penuh dedikasi dan perhatian ada sosok ibu yang menanamkan kepedulian kepada beliau sejak kecil. Pak Zahedi juga mengungkapkan bahwa ibunya pernah berpesan kepadanya untuk terus membagi ilmu yang dimilikinya kepada orang banyak.

Pak Zahedi sering memberikan dukungan dan petuah bagi para mahasiswanya untuk berani mencoba hal baru. Beliau menganggap bahwa tersesat itu adalah indikasi karena mencoba sesuatu yang baru, maka orang yang tidak pernah tersesat adalah orang yang tidak pernah mencoba sesuatu yang baru. Hal ini menjadi pengingat untuk mahasiswa terkhususnya untuk mahasiswa baru, bahwa jangan takut untuk mencoba karena tanpa kegagalan maka kecil kemungkinan untuk dapat berhasil.

Pak Zahedi juga turut menyematkan pesannya bagi mahasiswa agar terus berbuat baik, berlaku jujur, dan adil serta yang paling utama adalah memulai hidup dari pagi hari. Karena jika diibaratkan bangun pagi, cari ayam, dan bangunkan ayam, setelah itu ayam yang akan membangunkan orang lain, maka jelas kita akan lebih unggul daripada orang lain.

Redaktur: Suranti Pratiwi


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Ahmad Widad, Berbagi Pengalaman Lewat Dunia Konten Kreator

redaksi

Maria Walanda Maramis, Pahlawan Emansipasi Wanita dari Minahasa

redaksi

Talenta Baru dari Etnomusikologi USU, Mari Berkenalan dengan Eygra Sinuhaji

redaksi