Home Kabar Kampus FISIP USU Raih Enam Penghargaan dan Cetak Sejarah di LIBAS 2025
Kabar Kampus

FISIP USU Raih Enam Penghargaan dan Cetak Sejarah di LIBAS 2025

Share
Sumber: Tim Basket FISIP USU

Reporter: Grace Angelia S

Suara USU, Medan. Tim basket Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) mencatat sejarah baru pada USU Basketball League (LIBAS) 2025 dengan memborong enam penghargaan sekaligus. Penghargaan tersebut meliputi Champion Tim Putra, 1st Runner-Up Tim Putri, Most Valuable Player (MVP) oleh Yobel Pascal Zebua, Most Improved Player (MIP) oleh Nazwa Adam’s Siahaan, Best Coach untuk Coach Adil Pulungan, serta Best Supporter oleh suporter FISIP USU. Capaian ini menjadi rekor tersendiri bagi FISIP USU sekaligus menegaskan posisi mereka sebagai salah satu kekuatan utama basket di Universitas Sumatera Utara.

Keberhasilan ini semakin bersejarah karena tim putra FISIP USU untuk pertama kalinya melaju hingga partai final dan keluar sebagai juara. Pada laga final, FISIP USU berhadapan dengan Politeknik Negeri Medan A (Polmed A). Sejak awal kuarter, pertandingan berlangsung ketat dengan selisih skor yang tipis. Polmed A terus memberikan tekanan, namun FISIP USU mampu mempertahankan keunggulan hingga jeda pertandingan.

Memasuki babak kedua, permainan FISIP USU tampil lebih tenang dan terorganisasi. Efektivitas serangan dan dominasi pertahanan membuat FISIP USU menjauh dari kejaran poin Polmed A. Pertandingan ditutup dengan kemenangan FISIP USU 48–33.

Kapten tim, Ramazuan Kusuma, menyebut kemenangan ini sebagai momen paling bersejarah bagi tim putra FISIP. “Dalam 23 tahun penyelenggaraan event ini, baru tahun ini tim putra FISIP bisa melangkah sampai final sekaligus menjadi juara. Karena itu kami tampil habis-habisan di laga final,” ujarnya kepada Suara USU.

Peran Coach Adil Pulungan, alumni FISIP USU Jurusan Ilmu Politik 2017, menjadi salah satu faktor krusial dalam kebangkitan tim. Ia menangani tim putra dan putri secara bersamaan dan membawa perubahan signifikan dalam teknis permainan serta mental bertanding. Pada musim ini, FISIP USU tidak menerapkan sistem pemilihan kapten formal, tetapi Ramazuan Kusuma dipercaya memimpin tim putra di lapangan dengan dukungan penuh seluruh pemain.

Zuan menuturkan bahwa Coach Adil tidak hanya melatih teknik, tetapi juga cara berpikir tim. “Coach bukan hanya melatih teknik, tetapi juga cara berpikir kami sebagai sebuah tim,” ujarnya. Dukungan dekanat FISIP USU turut memperkuat persiapan tim menuju LIBAS 2025, mulai dari fasilitas latihan hingga dukungan moral.

Sebelum turnamen digelar, tim basket FISIP USU menjalani latihan rutin mingguan yang difokuskan pada pembenahan fundamental permainan, seperti spacing, komunikasi antarpemain, visi bermain, hingga pengambilan keputusan. Menurut Zuan, latihan dirancang bukan hanya untuk aspek fisik, tetapi juga untuk membangun hubungan antarpemain agar semakin solid. Komunikasi lantang di lapangan menjadi salah satu penekanan utama. “Hal yang kelihatannya sepele, tetapi sangat berpengaruh terhadap permainan,” ungkapnya.

Meski menjadi juara, perjalanan FISIP USU tidak selalu mulus. Pada fase awal grup, tim putra sempat kalah dari Polmed B. Kekalahan itu menjadi titik balik bagi tim. Usai pertandingan, mereka melakukan evaluasi besar-besaran terkait strategi, komunikasi, dan pemahaman permainan. “Kekalahan itu justru membuka mata kami tentang apa yang masih kurang. Dari situ kami banyak belajar sebagai tim,” kata Zuan. Sejak saat itu, grafik permainan FISIP USU terus meningkat hingga tampil dominan di babak penentuan.

Bagi FISIP USU, kemenangan di LIBAS 2025 bukan sekadar mengangkat trofi, tetapi menjadi simbol proses panjang, kerja keras, dan kemampuan bangkit dari kegagalan. Keberhasilan ini menandai kedewasaan tim, baik dari segi teknis maupun mental juara.

Dengan enam penghargaan yang diraih, tim basket FISIP USU berharap prestasi ini menjadi pondasi bagi budaya juara generasi berikutnya. Mereka ingin capaian ini tidak berhenti pada satu angkatan, tetapi terus berlanjut. Zuan berharap FISIP USU dapat menjadi fakultas tujuan bagi calon mahasiswa yang memiliki minat dan bakat di bidang basket. “Semoga ke depan tim ini semakin kuat, solid, dan bisa menjaga marwah tim basket FISIP USU di level yang sudah kami capai sekarang,” ujarnya.

Redaktur: Jesika Yusnita Laoly

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.