
Reporter: Katrin Alina
Suara USU, Medan. Pusat Data Nasional merupakan sistem utama dalam penyimpanan dan pengelolaan data oleh instansi pusat dan pemerintah daerah agar saling terhubung. Adanya gangguan teknis sejak tanggal 20 Juni yang lalu memberi dampak bagi layanan dan aplikasi Pusat Data Nasional khususnya website KIP Kuliah sehingga tidak dapat diakses.
Pemulihan data dari PDNS2 tersebut tidak dapat dilakukan. Dari Kemenkominfo mengonfirmasi bahwa tidak memiliki cadangan terhadap sistem dan data KIP Kuliah sehingga pemulihan tidak dapat dilakukan. Melihat permasalahan tersebut, Kemendikbud menindaklanjuti dengan melakukan pemulihan sistem KIP Kuliah menggunakan cadangan data penerima dan pendaftar KIP Kuliah pada pusat data Kemendikbudristek.
M. Alhaqqi Aprianda selaku Ketua Umum Gamadiksi merasa kecewa terhadap Instansi Pemerintah yang berwenang atas data-data yang ada. Ia menyoroti instansi Kemendikbudristek yang terkena dampaknya, khususnya laman KIP-K yang mengalami kendala. Hal ini berdampak pada sekitar lebih dari 800.000 pendaftaran KIP-K yang mengalami kendala terkait hal ini.
Saat ini pihak DITMAWALUMNI USU mendapatkan kabar dari kementerian bahwa laman KIP Kuliah akan bisa diakses paling lama 29 juli. Calon mahasiswa KIP-K diharuskan re-claim akun KIP-K. Hal ini juga berlaku bagi mahasiswa KIP-K ongoing. DITMAWALUMNI USU juga menyampaikan bahwa semua data mahasiswa telah diajukan pencairannya, kecuali 48 orang penerima bidikmisi belum cair dan sudah mengkoordinasi agar semester mendatang segera cair.
Data mahasiswa KIP-K termasuk data yang krusial. Jika pihak DITMAWALUMNI USU tidak mampu mengakses secepatnya, tentu akan menghambat seluruh administrasi bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa ongoing. Harapannya sebisa mungkin pulih lagi karena pengurusan data sangat diperlukan secepatnya dan akan sangat berpengaruh untuk administrasi lainnya. Diharapkan data yang ada tidak hilang karena juga akan sangat menyulitkan pihak DITMAWALUMNI USU.
Semua kabar dari kemendikbudristek dibagikan melalui surat resmi. Pihak DITMAWALUMNI berpedoman pada Kemendikbudristek. Dalam suratnya, Kemendikbud meyakinkan universitas yang ada di seluruh Indonesia bahwa segera mungkin dataKIP-K akan kembali pulih dan sebisa mungkin mengantisipasi keterlambatan. Kemendikbud akan terus memberikan kabar terbaru mengenai status layanan KIP Kuliah melalui kanal komunikasi resmi Kemendikbudristek. Untuk informasi lebih lanjut, harap menghubungi Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbudristek pada laman https://ult.kemdikbud.go.id/ atau pusat panggilan 177.
Selain itu, Kemendikbud juga memberikan infomasi bahwa bagi yang akan mendaftar KIP Kuliah 2024 dan belum pernah melakukan pendaftaran sebelumnya, pendaftaran KIP Kuliah 2024 akan dibuka kembali mulai tanggal 29 Juli 2024 sampai dengan 31 Oktober 2024. Kemendikbudristek juga menyampaikan bahwa proses pencairan KIP Kuliah untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing dan akan selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan (bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing semester genap 2023/2024).
“Semoga permasalahan ini cepat terselesaikan dan laman KIP-K cepat pulih dan beroperasi seperti biasanya. Karena bukan hanya mahasiswa penerima KIP Kuliah USU saja yang terkena dampaknya, tetapi seluruh Instansi Kampus yang ada di Indonesia,” tutup Alhaqqi.
Redaktur: Khaira Nazira
Leave a comment