Home Tulisan Mahasiswa KKN Kebangsaan 2025 Inovasikan Guano Jadi Pupuk Organik untuk Ketahanan Pangan
Tulisan

Mahasiswa KKN Kebangsaan 2025 Inovasikan Guano Jadi Pupuk Organik untuk Ketahanan Pangan

Share

Oleh: Akram Ahmad Dzaky A.

Suara USU, Medan. Inovasi berbasis potensi lokal kembali digagas oleh para mahasiswa yang tergabung dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan ke-XIII Tahun 2025 di Desa Salenrang, kawasan wisata alam Rammang-Rammang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Akram Ahmad Dzaky Ansari, seorang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) bersama dengan tim KKN Kebangsaan ke-XIII lainnya, menghadirkan program unggulan berjudul Pupuk Guano, Langkah Awal Menghidupkan Ekonomi Petani, sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap sektor pertanian dan kelestarian lingkungan.

Kegiatan ini terinspirasi dari kekayaan alam Rammang-Rammang yang memiliki banyak gua sebagai habitat kelelawar. Kotoran kelelawar atau disebut juga guano, dikenal kaya akan nutrisi alami yang dapat diolah menjadi pupuk organik berkualitas tinggi. Namun, potensi tersebut selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekitar.

Melalui pendekatan edukasi kreatif berupa video dan diskusi langsung, tim KKN berupaya mengenalkan cara mengolah guano menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan serta mampu mengurangi biaya pertanian.

Program yang digagas oleh tim KKN ini adalah langkah kecil untuk menggerakkan perekonomian warga, terutama para petani di sekitar Rammang-Rammang. Melalui program tersebut, tim KKN mengajak masyarakat memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar mereka untuk solusi pertanian yang murah, alami, dan bermanfaat.

Pak Umar, salah satu warga yang juga merupakan petani di Desa Salenrang, mengaku merasakan dampak positif dari program ini. “Saya senang sekali dengan adanya pupuk guano ini. Biasanya saya hanya memakai pupuk kimia. Sekarang saya bisa mencoba pupuk organik dari guano, yang ternyata lebih baik untuk tanah dan tanaman. Harapannya, hasil panen jadi lebih bagus,” ungkap Pak Umar.

Selain meningkatkan ekonomi, program ini juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Pupuk organik menjadi alternatif bijak untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia yang mahal dan merusak struktur tanah dalam jangka panjang. Perlu diingat pula bahwa pengambilan guano harus dilakukan secara bertanggung jawab, dengan tetap menjaga ekosistem gua dan habitat kelelawar agar tidak terganggu.

Tim KKN Kebangsaan ke-XIII berharap inovasi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Mereka meyakini bahwa potensi alam bisa dimanfaatkan secara bijak untuk kemakmuran masyarakat tanpa merusak lingkungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Mahasiswa KKN Kebangsaan ke-XIII Tahun 2025 tidak hanya hadir dengan program sosial biasa, tetapi juga menghadirkan inovasi berkelanjutan yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Melalui pemanfaatan pupuk guano, mereka berhasil menghubungkan ilmu pengetahuan, kelestarian alam, dan peningkatan ekonomi lokal—sebuah bentuk pengabdian yang berdampak panjang dan menyeluruh.

Artikel ini merupakan publikasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan ke-XIII Tahun 2025.

Redaktur: Fatimah Roudatul Jannah

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.