Home Tulisan Mahasiswa MKWK USU Gerakkan Sosialisasi Kesetaraan Gender di SMA Negeri 17 Medan
Tulisan

Mahasiswa MKWK USU Gerakkan Sosialisasi Kesetaraan Gender di SMA Negeri 17 Medan

Share

Oleh: Kelompok MKWK 12 Kesetaraan Gender

Suara USU, Medan. Kelompok MKWK 12 Kesetaraan Gender Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang Pengaruh Stereotip Gender dalam Interaksi Sosial dan Prestasi Akademik Siswa di SMA Negeri 17 Medan pada Senin (20/10).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada siswa mengenai dampak stereotip gender terhadap proses interaksi dan pencapaian akademik mereka, melalui penyampaian materi secara langsung.

Kelompok 12 dengan topik Kesetaraan Gender terdiri atas 20 mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi yang ada di USU. Mereka meyakini bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi ini semakin menguatkan peran mahasiswa sebagai Agent of Change.

Isu sosial mengenai ketidaksetaraan gender masih kerap menjadi permasalahan di tengah-tengah masyarakat Indonesia, terutama pada kaum pelajar. Padahal kesetaraan gender merupakan sesuatu yang sangat krusial dalam setiap aspek kehidupan manusia. Berbekal pengetahuan tersebut, mahasiswa Kelompok 12 Kesetaraan Gender USU meyakini bahwa edukasi tentang kesetaraan gender adalah sesuatu yang penting dan mendesak untuk dilakukan agar rantai stereotip terhadap laki-laki maupun perempuan dapat diputus.

Ervan Daniel Girsang, selaku ketua kelompok, menyatakan bahwa masih banyak pelajar yang belum bisa menerapkan kesetaraan gender di lingkungan sekitar mereka. Di kalangan pelajar sendiri, sering sekali didapati stereotip gender yang tanpa disadari sangat memengaruhi perkembangan diri seorang pelajar. Pelajar tidak akan mampu berkembang secara bebas, jika ia terus dibatasi dengan gendernya.

Dalam kata sambutannya, Ervan Daniel Girsang menyinggung tujuan dari sosialisasi dan edukasi ini. “Adik-adik sering sekali kita melihat ada banyak perbedaan pandangan antara laki-laki dan perempuan. Untuk kita laki-laki, ada pandangan yang melarang kita untuk menangis dan kalau kita menangis, kita akan dilabeli dengan kata lemah. Padahal merasa emosional terhadap sesuatu merupakan hal yang lumrah dan manusiawi. Begitu juga perempuan, sering sekali dilabeli kasar kalau terlalu vokal dan berani. Untuk itu, kami ingin memutus stigma negatif ini dengan memberikan edukasi yang mempuni kepada adik-adik sekalian,” ujarnya.

Selama kegiatan ini berlangsung, Kelompok 12 menciptakan komunikasi yang interaktif agar para siswa memiliki keinginan untuk berpartisipasi dalam sesi diskusi dan kuis. Selain itu, Kelompok 12 juga memberikan kuis untuk menguji pemahaman para siswa mengenai topik yang dibawakan, yaitu Pengaruh Stereotip Gender terhadap Interaksi Sosial dan Prestasi Akademik Siswa.

Kepala sekolah SMA Negeri 17 Medan, Jusuf Ginting S. Pd., M.Si dan wakil kepala sekolah, yaitu Boni Mariska Ratnawati, S.Pd., M.Pd. mendukung penuh sosialisasi dan edukasi ini dilakukan di SMA Negeri 17 Medan.

“Saya merasa topik kesetaraan gender ini sangat berguna dan akan sangat bermanfaat untuk masa depan para siswa di sekolah ini, dengan harapan baik perempuan maupun laki laki dapat menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana di masa depan karena merekalah yang akan menjadi generasi emas Indonesia,” ungkap Boni Mariska Ratnawati, S.Pd., M.Pd. dalam kata sambutannya.

Kelompok 12 sendiri berharap bahwa kegiatan yang mereka lakukan ini dapat menjadi jembatan untuk memutuskan rantai stereotip gender. Melalui materi yang mereka sampaikan, kelompok 12 meyakini bahwa para siswa mampu menjadi pelopor untuk menciptakan lingkungan yang saling menghargai antargender dan lingkungan di mana mereka bebas untuk mengekspresikan diri mereka. Selain itu, lingkungan sekolah dan para pendidik juga diharapkan mampu untuk memberikan peluang yang sama, baik untuk laki-laki ataupun perempuan agar ketimpangan gender tidak selamanya melekat dalam aspek kehidupan, terutama aspek pendidikan.

Artikel ini merupakan publikasi proyek Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Kelompok 12 Kesetaraan Gender dengan dosen fasilitator Dr. Sahlia, M.Ag

Redaktur: Indira Rivany

 

 

 

 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.