Home Musik Matilda: Ciptakan Rumah Penuh Kebahagiaan untuk Diri Sendiri
Musik

Matilda: Ciptakan Rumah Penuh Kebahagiaan untuk Diri Sendiri

Share

Oleh: Aisyah Lubis

Suara USU, Medan. Matilda, salah satu lagu yang masuk di album “Harry’s House” oleh Harry Styles pada tahun 2022 ini berhasil menjadi lagu yang menyampaikan pesan emosional bagi para pendengarnya. Lagu yang berdurasi 4 menit 5 detik dan ber-genre ballad akustik ini meraih spotlight bagi penikmat musik, tak hanya dari alunan musiknya yang tenang tetapi juga dari lirik-liriknya yang dalam dan bermakna.

Harry Styles sendiri merupakan penyanyi berkebangsaan Inggris yang lahir pada tahun 1994. Sebelumnya, ia berada di sebuah grup musik yaitu One Direction dari tahun 2010-2016, setelah itu ia dengan sukses meluncurkan single solonya di tahun 2017.

Sebagai seorang penyanyi, kualitas dari single dan album yang dirilis oleh Harry Styles sudah tidak diragukan lagi. Melihat rekam jejaknya, sudah banyak lagu yang dirilisnya menjadi hit dan mendapatkan penghargaan. Apalagi ia dulunya berada di sebuah grup musik yang menjadi favorit semua orang kala itu.

Dalam lagu Matilda, Harry mengambil inspirasi dari novel Roald Dahl yang berjudul “Matilda”.  Seorang “Matilda” ini lahir di sebuah keluarga yang bermasalah dan penuh kekerasan, ia juga sering diperlakukan dengan tidak baik oleh keluarganya. Harry menyebutkan bahwa ia juga mengambil inspirasi dari kisah kenalannya dan ia menyamarkannya sebagai “Matilda”. Lagu ini menunjukkan bagaimana rumah yang ditempati “Matilda” bukanlah rumahnya, rumah bukanlah sebuah tempat melainkan sebuah keadaan pikiran.

Dapat kita lihat lirik lagu ini dimulai dari ketika “Matilda” masih kecil hingga ia beranjak dewasa.

“You were riding your bike to the sound of “It’s No Big Deal”

And you’re trying to lift off the ground on those old two wheels

Nothing ’bout the way that you were treated ever seemed especially alarming till now

So you tie up your hair and you smile like it’s no big deal”

Bagian ini menunjukkan bagaimana Matilda menyikapi masalah-masalah yang datang kepadanya sedari ia kecil, bagaimana ia hanya tersenyum seolah itu tidak terjadi apa-apa.

“You can let it go

You can throw a party full of everyone you know

And not invite your family ’cause they never showed you love

You don’t have to be sorry for leavin’ and growin’ up,”

Disini Harry seperti memberikan saran dan juga nasihat kepada Matilda bahwa keluarga itu lebih dari sekedar hubungan darah, ia dapat memilih orang-orang yang ia inginkan tanpa melibat mereka yang toxic kepadanya. Ia tidak perlu merasa bersalah dengan meninggalkan mereka yang tidak pernah memberikan kasih sayang untuk tumbuh menjadi dewasa.

“Matilda, you talk of the pain like it’s all alright

But I know that you feel like a piece of you’s dead insidе

You showed me a power that is strong еnough to bring sun to the darkest days

It’s none of my business, but it’s just been on my mind”

Penggalan lirik diatas membawa kita untuk dapat berbicara dengan Matilda, bagaimana ia mampu untuk tetap kuat dari semua rasa sakit yang ia rasakan.

“You don’t have to go

You don’t have to go home

Oh, there’s a long way to go

I don’t believe that time will change your mind

In other words, I know they won’t hurt you anymore

As long as you can let them go”

Harry sekali lagi menegaskan bahwa Matilda tidak perlu kembali lagi ke “rumah”nya. Ia tidak perlu memikirkan bagaimana pandangan orang-orang terhadapnya. Bagian paling penting adalah ketika Matilda dapat keluar dari “rumah” yang penuh dengan rasa sakit itu.

“You can let it go

You can throw a party full of everyone you know

You can start a family who will always show you love

You don’t have to be sorry for doin’ it on your own”

Di bagian akhir, Harry memberi tahu kepada Matilda ia dapat membangun sebuah keluarga untuk dirinya. Sebuah keluarga yang saling menyayangi satu sama lain tidak seperti di keluarga lamanya. Matilda mampu melewati masa-masa menuju dewasa dengan menjadi seseorang yang kuat dan sekumpulan orang yang menyayanginya adalah hal yang ia pantas dapatkan.

Lagu ini tentang mendengarkan rasa sakit orang lain, menghormatinya, dan mendukungnya karena kita tidak dapat melindunginya. Harry berharap mereka yang memiliki kisah sama seperti Matilda dapat terhibur dan terhubung melalui lagu tersebut.

Kalau kamu merasa ada seseorang di sekitar kamu adalah “Matilda” jangan lupa untuk selalu mendukungnya ya Sobat Suara USU. Jika kamu sendiri adalah seorang “Matilda”, kamu harus kuat dan cobalah membangun “rumah” yang kamu impikan. Yuk, sobat Suara USU segera dengerin lagu ini di platform musik legal favoritmu.

Redaktur: Fransiska Zebua

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.