Home Sastra Bukan Petualang
Sastra

Bukan Petualang

Share

(Sumber: Pinterest.com)

Penulis: Heflin Laurensia D.

Aku bayi dari embun

didewasakan garis senyum puan-tuan tua

di dua puluh delapan bulan cahaya

‘ku pilih air sungai paling seram

berdoa agar arung jeram

membawaku pulang menjadi sekuat karang

nahas…

di ngarai merah darah

retinaku hanya ingin meraih susu dari ibu

karna di sini gersang

karna jantungku nyaris pulang

hingga ujung jempol kakiku menekan bata dengan kerasnya

berserah, bercinta, berduka…

bahwa derasnya bukan yang ‘ku doa

ibu, dekap aku

ayah, aku anakmu

tak lagi sekuat itu

Redaktur: Khaira Nazira

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.