SUARA USU
Musik

Menghadapi Kehilangan dalam “Perayaan Mati Rasa”

Sumber foto: UMAY SHAHAB di YouTube

Oleh: Zahra Salsabilla dan Merry Agnus Dei Gultom

Suara USU, Medan. Muhammad Arfiza Shahab atau kerap disapa sebagai Umay Shahab, merupakan seorang tokoh muda dengan segudang bakat. Umay Shahab pertama kali dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai salah satu artis serta penyanyi cilik yang kerap berlalu lalang di layar kaca. Hingga kini, karirnya juga terbilang semakin cemerlang.

Pada tanggal 3 Agustus 2023 lalu, Umay Shahab menciptakan lagu bertajuk “Perayaan Mati Rasa” yang berkolaborasi dengan Natania Karin. Karya ini sukses mendapatkan apresiasi tinggi dari para penikmat musik tanah air. Lagu ini merupakan original soundtrack dari film “Ketika Berhenti di Sini” yang rilis pada hari yang sama.

Lagu ini memiliki melodi yang tenang dan menghanyutkan. Tidak hanya itu, lirik dari lagu ini juga disusun dengan kata-kata yang indah serta maknanya yang begitu dalam. Lagu “Perayaan Mati Rasa” ini menceritakan tentang perasaan seseorang yang ditinggal oleh orang yang ia sayang juga cintai. Sebagai manusia yang merasaan kehilangan, kita cenderung merasakan hampa dan mati rasa.

Kala mata t’lah menghunuskan

Arti pulang jadi hal yang berarti

Dan ku harus melepasmu

Dengan sederhana di tengah

Gempitanya perayaan mati rasa

Lirik di atas menceritakan tentang dua orang yang saling menyayangi, tetapi harus berpisah dikarenakan takdir. Hati yang merasa enggan untuk berpisah akhirnya memunculkan rasa hampa dan mati rasa pada kedua orang tersebut.

Bila waktunya langit memanggilmu

Pulang, wahai mentari

Jangan kau risau

Semesta bersamamu

Penggalan lirik di atas juga memberi kita pesan bahwa semesta akan selalu bersama kita, bahkan jika kita merasa kesepian, sedih, dan kehilangan seseorang. Selain itu, Umay Shahab ingin memberikan pesan kepada kita bahwa kehilangan bukanlah menjadi ajang bagi kita untuk bersedih, namun menjadi momen kita untuk merayakan kenangan indah yang pernah dilalui bersama. Pesan tersirat lain yang terkandung dalam lagu ini adalah sebuah harapan kepada pendengarnya untuk selalu bersifat optimis dan terus mencari makna kehidupan meski menghadapi cobaan.

Redaktur: Anna Fauziah Pane

Related posts

Bermimpi Bersama lewat Lagu Putri, Sang Peraih Golden Buzzer America’s Got Talent

redaksi

End of Beginning: Refleksi dan Nostalgia

redaksi

Menilik Makna Kesepian Lewat Lagu ‘People’ dari Libianca

redaksi