SUARA USU
Film

Ngakak Terbatak-batak Lewat Film Agak Laen

Sumber foto: Twitter

Oleh: Axfeba Saragih

Suara USU, Medan. Sukses merilis film berjudul ‘Ngeri-Ngeri Sedap’ di tahun 2022 dan film romantis ‘Hitam Putih Jatuh Cinta Seperti di Film-Film’ di akhir tahun 2023, rumah produksi Imajinari kembali hadirkan film bertajuk ‘Agak Laen’. ‘Agak laen’ merupakan film komedi horor yang dibintangi kuartet Indra Jegel, Boris Bikir, Oki Rengga, dan Bene Dion. Awalnya kuartet Agak Laen ini dikenal melalui podcast dan mempunyai basis penggemar yang dinamai “Pasukan Bermarga”. Film besutan Muhadkly Acho ini telah berhasil tembus 1.012.990 penonton dalam empat hari penayangan hingga Minggu (4/2).

Film ini berkisah tentang empat pria batak Boris, Bene, Oki, dan Jegel, yang terhimpit ekonomi dan mencoba mengembangkan usaha wahana rumah hantu sebagai ladang pendapatannya selama ini. Keempat sekawan dengan latar belakang yang berbeda sangat membutuhkan uang untuk memenuhi impian hidupnya.

Oki seorang mantan narapidana yang baru bebas dari penjara, membutuhkan uang untuk membeli obat ibunya. Sementara itu, Bene membutuhkan uang untuk memenuhi mahar yang diminta calon mertuanya sedangkan Boris untuk membayar orang dalam guna mimpinya sebagai anggota militer terwujud dan Jegel seorang pemuda yang gemar berjudi dan terlilit utang, membutuhkan uang untuk bebas dari kejaran penagih utang.

Dengan harapan mendapat pendapatan mereka membuka wahana rumah hantu di sebuah pasar malam. Namun sangat disayangkan, usaha mereka diawal gagal dikarenakan para pengunjung tidak merasakan adrenalin atau ketakutan saat masuk wahana rumah hantu. Dengan segala keterbatasan, mereka berhasil merenovasi wahana itu agar lebih menyeramkan. Naasnya, setelah direnovasi bukannya untung malah buntung, rumah hantu itu justru menelan nyawa seorang caleg. Guna menutupi kejadian tersebut, mereka mengubur pria tersebut dalam wahana. Di luar dugaan, akibat hal tersebut rumah hantu itu menjadi berhantu dengan arwah gentayangan si bapak caleg.

Situasi kian pelik ketika kabar hilangnya seorang caleg mulai viral dan meluas di kalangan masyarakat. Hal ini tentu membuat keempat sekawanan tersbut panik tidak karuan, ditambah pihak polisi yang kemudian turun tangan mulai menyelidiki rumah hantu mereka. Agar usaha dan masa depan mereka tidak terancam, mereka pun berusaha menyembunyikan kejadian tersebut dengan berbagai persekongkolan konyolnya.

Lantas bagaimana kelanjutan nasib keempat sekawanan ini? Akankah persekongkolannya terbongkar? Dan, bagaimana pula usaha wahana rumah hantu mereka ke depannya? Semuanya akan terjawab di film berdurasi 119 menit ini, yang disepanjang filmnya akan mengundang gelak tawa serta haru bagi setiap orang yang menontonnya. Pasalnya, bukan hanya karena celetukan lelucon yang dilontarkan, melainkan penonton juga dihadapkan situasi yang relate baik dari aspek kultural dan dramanya. ‘Agak Laen’, dibungkus rapi dengan cerita yang mendetail dan dengan candaan khas para komika di film ini tersirat pesan sosial. Mulai dari jalur “orang dalam” pada sebuah rekrutmen, budaya pernikahan soal mahar, ketagihan berjudi, serta kritikan terkait isu-isu politik kekinian.

Selain empat bintang utama, ‘Agak Laen’ juga diramaikan sejumlah aktor, seperti Indah Permatasari, Arie Kriting, Tissa Biani, Mamat Alkatiri, Praz Teguh, dan Anggi Marito sukses mewarnai film ini. Pada akhirnya, film ‘Agak Laen’ ini menjadi tolak ukur sendiri dan punya daya tarik dengan film genre yang sama.

Menariknya para karakternya masih bisa mengundang gelak tawa penonton di situasi menyeramkan, emang agak laen film ini!

“Dari awal nontonnya udah dibikin lucu karna dari awal sampe akhir full komedi walaupun ada sedikit horornya. Semoga ke depannya lebih banyak film komedi horror kek gini,” tutur AS.

Bagi yang ingin menonton film ini, “Agak Laen” sudah tayang di bioskop sejak tanggal 1 Februari 2024.

Redaktur: Feby Simarmata

Related posts

Film All These Years: Bangkit Bersama Keberanian dan Cinta yang Tulus

redaksi

Incantation, Film Horor Taiwan Pantik Berpikir Keras!

redaksi

Pertarungan Menegangkan dengan Ibis dalam Serial Island

redaksi