
Reporter: Siti Baiduri Nurhaliza, Rizqi Putra Permono
Suara USU, Medan. Parade Rangkong dan deklarasi angkatan Rokatenda menjadi penutup rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara 2025, Jumat (15/8). Digelar di Plaza Fakultas Kehutanan, kegiatan ini diikuti 173 mahasiswa baru stambuk 2025 setelah seharian menjalani agenda terakhir PKKMB.
Acara dimulai sejak pagi dengan Tour de Faculty untuk mengenalkan fasilitas dan lingkungan kampus. Kegiatan berlanjut dengan talkshow beasiswa dan sharing alumni yang menghadirkan lulusan Fakultas Kehutanan guna berbagi pengalaman. Usai istirahat, salat, dan makan siang (ishoma), mahasiswa baru menampilkan kreativitas dan bakat mereka di Plaza Fahutan. Sorakan dukungan dari sesama mahasiswa baru dan panitia menambah kemeriahan suasana.
Direktur Direktorat Prestasi Mahasiswa dan Hubungan Kealumnian (Ditmawaalumni) USU, Rahma Yurliani, S.Psi., M.Psi., yang hadir pada kesempatan itu, mengapresiasi semangat mahasiswa baru. Ia juga memperkenalkan program beasiswa yang tersedia, serta mendorong mahasiswa untuk aktif di organisasi mahasiswa (Ormawa) dan unit kegiatan mahasiswa (UKM).
“Pastinya sangat terharu ya melihatnya. Sudah hari ketiga, tapi tenaganya masih seperti hari pertama. Artinya, kakak-kakaknya berhasil membuat nyaman dan membangun kreativitas. Seperti tema kita, Unlock Your Potential, Create Real Change, di hari ketiga sudah terlihat potensi-potensi yang berani tampil, berkompetisi, dan berprestasi,” ujarnya.
Pada siang hari, mahasiswa baru secara resmi mendeklarasikan nama angkatan “Rokatenda”, singkatan dari Orang yang Kreatif, Aktif, Telaten, Etos, Nalar, Dermawan, dan Ambisius. Nama tersebut diambil dari Gunung Rokatenda di Nusa Tenggara Timur yang melambangkan kebebasan, kemampuan beradaptasi, dan semangat juang tinggi layaknya lahar panas yang kokoh serta tak mudah runtuh.
Menjelang sore, diumumkan pemenang lomba yel-yel terbaik, konten TikTok kreatif, dan Jurnal OMF Bumba. Dekan Fakultas Kehutanan, Prof. Dr. Ir. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si., IPM, memberikan apresiasi kepada panitia yang telah menyukseskan acara, sebelum secara resmi menutup PKKMB Fahutan 2025 pada pukul 16.12 WIB.
Sebagai puncak penutupan, digelar Parade Rangkong—arak-arakan mahasiswa panitia yang terinspirasi dari arak-arakan wisuda di Institut Teknologi Bandung (ITB). Tradisi ini untuk pertama kalinya dilaksanakan di PKKMB Fakultas Kehutanan. Ketua Panitia Mahasiswa PKKMB Fahutan 2025, Rizki Suganda, menyebut parade tersebut sebagai simbol ucapan terima kasih dan penyambutan mahasiswa baru.
“Parade Rangkong merupakan simbol ucapan terima kasih sekaligus penyambutan mahasiswa baru angkatan 2025 di Fakultas Kehutanan. Untuk pertama kalinya Parade Rangkong ini dilaksanakan, dan saya berharap tradisi ini dapat terus berlanjut di PKKMB berikutnya maupun saat wisuda,” katanya.
Momen Parade Rangkong menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Juan, mahasiswa baru stambuk 2025. Ia mengaku merasakan kebersamaan dan semangat yang membara saat seluruh kakak tingkat merangkul mahasiswa baru.
“Semua api-api dalam hati kami keluar pada saat Parade Rangkong tersebut. Semua saya kerahkan sampai suara saya habis seperti ini. Semua saya keluarkan, sampai tidak bisa berkata-kata lagi. Sangat hebat, sangat keren. Saya berharap api ini tetap ada, semangat ini tetap menyala untuk PKKMB selanjutnya,” ungkapnya penuh antusias.
Dengan berakhirnya PKKMB 2025, mahasiswa baru Fakultas Kehutanan resmi memulai perjalanan akademik mereka sebagai angkatan Rokatenda, membawa semangat kreatif, adaptif, dan tangguh yang tercermin dari identitas mereka serta kemeriahan Parade Rangkong perdana.
Redaktur: Jesika Yusnita Laoly
Leave a comment