Home Tulisan Pendampingan Kegiatan Mewarnai Bersama di Panti Asuhan Nazar Indonesia
Tulisan

Pendampingan Kegiatan Mewarnai Bersama di Panti Asuhan Nazar Indonesia

Share

Oleh: Angelia Febrianne

Suara USU, Medan. Pada hari Kamis, 5 Juni 2025, relawan Angelia Febrianne, mahasiswa dari Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Sumatera Utara, melaksanakan kegiatan pendampingan di Panti Asuhan Nazar Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun relasi positif dan menyenangkan antara anak-anak dengan relawan melalui pendekatan kreatif, khususnya lewat aktivitas mewarnai. Program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak, mendorong mereka mengekspresikan diri, serta membantu mengembangkan aspek motorik halus dan daya imajinasi mereka.

Kegiatan dimulai dengan sesi perkenalan antara Angelia dan anak-anak. Dalam suasana yang santai dan penuh kehangatan, Angelia memperkenalkan dirinya sambil mengajak anak-anak menyebutkan nama dan hal-hal yang mereka sukai. Ini menjadi langkah awal untuk membangun rasa nyaman dan kedekatan. Setelah sesi perkenalan selesai, Angelia menginformasikan bahwa mereka akan mewarnai bersama, dan anak-anak langsung bersorak gembira seraya berteriak, “Hore!”

Sebelum sesi mewarnai dimulai, Angelia membagi anak-anak ke dalam beberapa kelompok kecil agar suasana tetap kondusif dan setiap anak bisa mendapatkan perhatian yang cukup. Ia juga membagikan perlengkapan mewarnai seperti kertas gambar dengan berbagai motif lucu dan menarik, pensil warna, serta krayon. Anak-anak tampak antusias ketika menerima perlengkapan tersebut. Mereka memilih warna dengan semangat, berdiskusi dengan teman sekelompok, bahkan ada yang langsung mulai mewarnai dengan penuh konsentrasi.

Selama kegiatan berlangsung, Angelia tidak hanya duduk diam mengamati. Ia aktif berkeliling, menyemangati anak-anak, memberikan bantuan jika ada yang kesulitan, serta mengapresiasi hasil karya mereka. Beberapa anak menunjukkan gambar mereka dengan bangga, sementara yang lain meminta saran warna agar gambar mereka tampak lebih hidup. Interaksi yang hangat ini menciptakan suasana penuh keakraban dan kebahagiaan.

Mewarnai ternyata bukan sekadar kegiatan mengisi waktu, melainkan juga menjadi sarana terapi emosi yang efektif. Banyak anak panti asuhan memiliki latar belakang kehidupan yang cukup berat. Dengan kegiatan kreatif seperti ini, mereka diberi ruang untuk menyalurkan perasaan dan imajinasi melalui warna dan gambar. Angelia pun menyadari bahwa lewat kegiatan sederhana ini, ia mampu menciptakan momen-momen berharga yang memberi anak-anak rasa dihargai dan dicintai.

Selain mempererat ikatan emosional, kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya kehadiran relawan dalam proses tumbuh kembang anak-anak di panti. Angelia berharap kegiatan ini bukan yang terakhir. Ia berkeinginan untuk terus melanjutkan program serupa secara rutin, agar lebih banyak anak bisa merasakan manfaat dari aktivitas yang positif, menyenangkan, dan membangun seperti ini. Ke depannya, ia juga berencana mengembangkan variasi kegiatan, seperti menggambar bebas, mendongeng, atau bermain peran, sebagai bagian dari pendampingan kreatif berbasis pendekatan sosial.

Melalui kegiatan ini, Angelia belajar bahwa menjadi relawan bukan hanya tentang memberi, tetapi juga menerima. Ia mendapat pelajaran penting tentang ketulusan, empati, dan kekuatan sebuah interaksi yang sederhana namun bermakna.

Artikel ini adalah publikasi tugas Mata Kuliah Community Organization and Community Development (COCD) dengan Dosen Pengampu Dr. Agus Suriadi, S.Sos., M.Si

 

Redaktur: Indira Rivany

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.