Home Kabar Kampus Pengaruh Budaya Organisasi Akhlak dan Leadership Terhadap Kinerja Karyawan PT Telkom Witel Gaharu Medan
Kabar Kampus

Pengaruh Budaya Organisasi Akhlak dan Leadership Terhadap Kinerja Karyawan PT Telkom Witel Gaharu Medan

Share

Oleh: Dolok Saribu Irfan Gani Putra / Elhot Nicolas Roganda Sianturi / Kristianti Adilla Putri Br Sembiring / Chairul Azmi Puteh / Elsya Vidara Sirait / Jeslyn Lie / Dio Rabintar Cupema Hasibuan.

Suara USU, Medan. Terdapat banyak unsur yang dapat menentukan naik-turunnya kinerja karyawan di setiap perusahaan. Unsur-unsur tersebut harus selalu diperhatikan oleh perusahaan agar tujuan dari perusahaan dapat terwujud. Setiap perusahaan pasti menginginkan kegiatan operasional perusahaannya berjalan dengan baik dan dapat menghasilkan profit/keuntungan yang meningkat setiap tahunnya.

Pada tahun 2020, Kementerian BUMN mencanangkan sebuah program yang disebut sebagai Akhlak BUMN. Program ini merupakan sebuah konsep yang berisi acuan gerak bagi Kementerian BUMN dalam mengelola 115 perusahaan plat merah. Akhlak sendiri merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif yang sejatinya merupakan sebuah upaya reformasi pengelolaan BUMN.

Jika kita melihat ke belakang, pada tahun 2011 Mustafa Abu Bakar meluncurkan Good Corporate Governance (GCG), kemudian pada tahun 2013 Dahlan Iskan membuat BUMN Bersih, sedangkan pada tahun 2015 Rini Soemarno membuat Zona Integritas dan tahun 2019 membuat Profit (profesional berintegritas) hingga pada akhirnya Erick Tohir menciptakan Akhlak di tahun 2020. Lalu, Telkom Group Indonesia melakukan pembekalan dan peluncuran core values atau nilai inti Akhlak kepada seluruh karyawan.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil meraih gelar juara umum pada ajang perdana Akhlak Award 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN yang bekerja sama dengan ACT Consulting Internasional.

Robbins (2012) menyatakan budaya organisasi adalah nilai, prinsip, tradisi, dan sikap yang memengaruhi cara anggota organisasi bertindak. Budaya organisasi didefinisikan sebagai perangkat sistem nilai-nilai (values), keyakinan-keyakinan, asumsi-asumsi atau norma-norma yang telah lama berlaku, disepakati oleh anggota suatu organisasi sebagai pedoman perilaku, serta pemecah masalah organisasi (Amanda et al., 2017).

Budaya organisasi merupakan faktor penentu utama kesuksesan kinerja organisasi. Keberhasilan organisasi untuk mengimplementasikan aspek atau nilai (values) budaya organisasinya dapat mendorong organisasi tersebut tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada karyawan PT Telkom Witel Gaharu Medan, bahwa penerapan budaya organsasi Akhlak berpengaruh terhadap karyawan. Penelitian tersebut dibuktikan dengan 6 indikator yang dikemukakan oleh BUMN, yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Indikator yang berpengaruh dalam penelitian ini yaitu Amanah tentang kepercayaan penuh terhadap kemampuan dan integritas rekan tersebut mempengaruhi apakah responden percaya terhadap kemampuan dan integritas rekan, yaitu dengan persentase sebanyak 12 responden (40%) menjawab sangat setuju dan 16 responden (53,3%) menjawab setuju. Selain berpendapat sangat setuju dan setuju, sebanyak 2 responden (6,7%) menjawab kurang setuju. Artinya, bahwa mayoritas karyawan telah membuktikan kemampuan dan integritasnya sehingga menimbulkan rasa kepercayaan dari sesama karyawan. Hal tersebut dibuktikan dengan indikator Kompeten tentang pemahaman tugas yang diberikan atasan, sebanyak 12 responden (40%) menjawab sangat setuju dan 17 responden (56,7%) menjawab setuju. Serta indikator Kolaboratif tentang saya mendorong dan memberdayakan rekan satu tim, sebanyak 10 responden (33,3%) menjawab sangat setuju dan 18 responden (60%) menjawab setuju.

Saran dari peneliti kepada PT Telkom Witel Gaharu Medan diharapkan kepada perusahaan untuk mempertahankan kualitas kepemimpinannya dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan dengan cara membangun komunikasi dan kerjasama yang baik.

Mahasiswa Universitas Sumatera Utara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis. Dosen Pembimbing Nicholas Marpaung, S.AB. M.Si. serta Bapak Onan M. Siregar, S.Sos, M.Si. sebagai Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis

Redaktur: Tania A. Putri

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.