SUARA USU
Uncategorized

Penggunaan Analisis SWOT Untuk Pengembangan Usaha

Sumber : https://hanagemintang.com/2019/02/15/analisis-swot/

Oleh : Nur Azizah, M. Putera Wal-Asri, Sri Nova, Elsya Vidara, Angieta Wijaya ( Mahasiswa Universitas Sumatera Utara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis)

Suara USU, Medan. Banyak pengusaha yang gagal mengembangkan bisnis mereka menjadi lebih baik. Hal ini disebabkan oleh kurangnya analisis dan perkiraan jumlah pasokan material, pengembangan produk dan ketidakmampuan untuk bersaing dengan kompetitor.

Perencanaan adalah langkah pertama dalam setiap kegiatan, termasuk perencanaan bisnis. Jika perencanaan berhasil, berarti merencanakan kesuksesan, dan sebaliknya. Jika perencanaan tidak berhasil, berarti merencanakan kegagalan. Maka alat analisis dalam perencanaan ini juga menjadi bagian yang sangat penting dalam keberhasilan perencanaan.

Salah satu alat analisis utama dalam perencanaan adalah pendekatan SWOT. SWOT menganalisis kekuatan dan kelemahan internal serta peluang dan ancaman eksternal. SWOT adalah cara sederhana untuk menilai cara terbaik untuk mengimplementasikan sebuah strategi. Penerapan SWOT sangat tergantung pada situasi dan kondisi, baik internal maupun eksternal. Untuk mendapatkan hasil terbaik dari analisis SWOT, maka harus dapat merangkum berbagai petunjuk yang digunakan untuk menghitung analisis SWOT itu sendiri.

Analisis SWOT terdiri dari analisis dan pemilahan empat pertanyaan yang berpengaruh dari faktor-faktor SWOT dan kemudian menerapkannya pada matriks SWOT.  Matriks ini membandingkan bagaimana kekuatan dapat memanfaatkan peluang yang ada, bagaimana mengatasi kelemahan yang menghalangi pemanfaatan peluang yang ada, bagaimana kekuatan dapat mengatasi ancaman yang ada, dan bagaimana mengatasi kelemahan yang dapat membuat ancaman menjadi nyata atau menciptakan ancaman baru.

Tujuan utama dari analisis SWOT adalah untuk memaksimalkan kekuatan dan meminimalkan kelemahan, memanfaatkan peluang yang ada dan mengatasi ancaman yang muncul. Dunia bisnis sering kali dihadapkan pada perubahan kondisi dan situasi. Perubahan inilah yang perlu disikapi dengan analisis SWOT agar bisnis tetap hidup.

Tidaklah mudah untuk melakukan analisis SWOT. Beberapa pengusaha menggunakan konsultan untuk melakukan analisis SWOT. Namun, kita bisa melakukannya sendiri, meskipun hasilnya tidak sebaik konsultan. Kita juga bisa meminta bantuan pelanggan dengan meminta umpan balik mereka. Dengan cara ini hasilnya akan lebih objektif.

Empat komponen utama dalam analisi SWOT yaitu : Strength, Weakness, Oppurtunity, Threat. Strength adalah keunggulan yang dimiliki perusahaan. Weakness adalah kelemahan yang dimiliki. Untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan perusahaan, maka perlu melakukan audit internal. Audit internal dapat dilakukan dengan memikirkan perusahaan. Beberapa contoh pertanyaan berikut ini dapat membantu untuk melakukan audit internal: Apa yang membuat perusahaan menarik dan berbeda dari yang lain? Bagaimana kualitas produk perusahaan? Apakah harga yang ditawarkan masuk akal? Apakah kegiatan perusahaan terfokus dan konsisten?

Oppurtunity adalah keuntungan eksternal dari bisnis. Threat adalah kerugian atau acaman yang diperoleh secara eksternal. Tidak seperti audit kekuatan dan kelemahan, mengidentifikasi peluang dan ancaman terhadap bisnis dapat dilakukan seperti “studi pasar” terhadap produk perusahaan.

Redaktur : Taty Kristina 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Pengaruh Status Sosial Berdasarkan Gaya Hidup Melalui Pakaian Sehari-hari di Kalangan Mahasiswa/I UMSU Sesuai Sila ke-5 Pancasila

redaksi

Tugas Palang Merah Indonesia dan Perannya dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

redaksi

Job Enrichment sebagai Strategi Meningkatkan Employee Engagement

redaksi