Home Kabar Kampus Peresmian Student Center USU Kembali Tertunda, Target Tahun Depan
Kabar Kampus

Peresmian Student Center USU Kembali Tertunda, Target Tahun Depan

Share
Dokumentasi: Suara USU

Reporter: Ardina Mendrofa, Bella Rossa Simbolon

Suara USU, Medan. Student Center Universitas Sumatera Utara (USU) yang dibangun sejak Agustus 2023 hingga kini belum juga diresmikan secara resmi. Rencana peresmian sebenarnya sudah beberapa kali dijadwalkan sejak awal 2025, namun terus tertunda karena kendala teknis. Target terbaru yang ditetapkan adalah tahun depan, setelah penyelesaian lanskap dan penambahan fasilitas rampung.

Keterlambatan peresmian memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana komitmen kampus memenuhi kebutuhan dasar mahasiswa untuk berkegiatan. Gedung yang dirancang sebagai pusat kegiatan kemahasiswaan ini telah lama dinantikan karena diharapkan menjadi solusi keterbatasan ruang organisasi, persoalan klasik yang dihadapi mahasiswa USU.

Menurut Rahma Yurliani, S.Psi., M.Psi., Direktur Direktorat Prestasi Mahasiswa dan Hubungan Kealumnian, Student Center disiapkan sebagai wadah terpusat bagi mahasiswa agar dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga tidak perlu lagi meminjam fasilitas di tempat lain.

“Semua bisa dijadwalkan dan diatur melalui sistem administrasi,” jelas Rahma.

Gedung ini dilengkapi berbagai fasilitas. Di lantai dua terdapat aula besar untuk seminar, lokakarya, dan pelatihan. Tersedia pula ruang rapat bersama, ruang khusus bimbingan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), hingga area latihan seni, musik, dan teater. Selain itu, Pusat Prestasi Mahasiswa (Presma) hadir untuk pembinaan dan pendampingan mahasiswa dalam menghadapi berbagai kompetisi.

“Teman-teman yang ikut PKM atau kompetisi bisa memanfaatkan gedung ini untuk bimbingan dan latihan. Jadi, Student Center bukan hanya sekadar tempat, tetapi juga pusat pembinaan,” ujar Rahma.

Namun, penyempurnaan aula termasuk pembangunan panggung dan instalasi videotron masih berlangsung. Bagian luar gedung, terutama lanskap dan pedestrian, juga belum selesai.

“Saat ini pengerjaan lanskap sedang berlangsung hingga akhir tahun. Jadi kemungkinan besar peresmian baru dapat dilakukan tahun depan,” ujar Joko Wibowo, Kasubbag Pemanfaatan dan Pemeliharaan Aset.

Meski belum diresmikan, Student Center sudah mulai digunakan untuk berbagai kegiatan mahasiswa, seperti bimbingan PKM, latihan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), kegiatan AIESEC, hingga penyelenggaraan kompetisi nasional secara daring. Namun, pemanfaatannya masih terbatas karena sebagian area gedung belum sepenuhnya layak digunakan.

Pihak Ditmawa menilai lebih baik peresmian dilakukan setelah gedung benar-benar siap. Mereka mengimbau mahasiswa tetap optimistis dan mendukung keberadaan Student Center sebagai aset bersama yang harus dijaga, dirawat, dan digunakan secara bijak.

“Student Center merupakan hasil perjuangan panjang sekaligus investasi besar yang harus dipelihara bersama, bukan sekadar fasilitas sementara,” tegas Ditmawa.

Jika kelak resmi beroperasi, Student Center diharapkan memberi dampak signifikan terhadap dinamika kemahasiswaan USU. Aula berkapasitas 200 orang dapat menampung kegiatan berskala besar, didukung fasilitas Wi-Fi, ruang rapat, dan sistem keamanan berbasis CCTV. Bagi UKM yang belum memiliki sekretariat, pihak kampus juga menyiapkan ruang sementara di dalam gedung untuk menunjang aktivitas organisasi.

Dengan selesainya pembangunan nanti, Student Center diproyeksikan menjadi wajah baru aktivitas mahasiswa USU. Gedung ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul, melainkan juga ruang lahirnya ide, karya, dan prestasi yang membawa nama baik universitas hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Meski peresmian harus menunggu, semangat mahasiswa untuk menghidupkan Student Center tetap diharapkan tidak padam.

Redaktur: Jesika Yusnita Laoly

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.