Home Kabar Kampus USU Career Days 2025 Hadirkan Peluang Kerja dan Koneksi Langsung dengan Perusahaan
Kabar Kampus

USU Career Days 2025 Hadirkan Peluang Kerja dan Koneksi Langsung dengan Perusahaan

Share

Reporter: Ines Eliyana Br Ginting, Rifatul Suaidah

Suara USU, Medan. Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menggelar USU Career Days yang berlangsung selama dua hari, 7-8 Mei 2025, di Gelanggang Mahasiswa USU. Acara ini menjadi magnet besar bagi para pencari kerja, khususnya lulusan baru (fresh graduate), yang ingin menjajaki peluang karir dari perusahaan. Event ini dilakukan dengan pendaftaran gratis secara daring melalui link resmi serta menghadirkan sesi walk-in interview dan sesi presentasi perusahaan. 

Acara USU Career Days diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Riset Inovasi (BPRI) USU bersama Campus Job Fair dan MAXI. BPRI USU memiliki fungsi untuk pengembangan karir, sehingga penyelenggaraan jobfair menjadi salah satu program utamanya. Dengan konsep yang terus dikembangkan setiap tahun, USU Career Days menjadi wadah efektif bagi pertemuan pencari kerja dengan perusahaan. 

Lagut Sutandra, S.Sos., M.SP., selaku Staf Bidang Inovasi dan Karir Kewirausahaan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diadakan oleh USU. 

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin USU yang bertujuan memfasilitasi pertemuan antara perusahaan dan pencari kerja. Sistem konvensional seringkali menciptakan hambatan bagi pelamar untuk mengakses perusahaan. Melalui acara ini, pencari kerja dapat berkomunikasi langsung dengan HRD atau Divisi SDM perusahaan,” jelasnya. 

Berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, USU Career Days kini semakin inklusif dan memiliki tema-tema tertentu setiap tahunnya. 

“Pada tahun sebelumnya, acara berfokus pada sektor manufaktur dengan target utama lulusan jurusan teknik. Adapun tahun ini, fokus beralih pada sektor finansial dan jasa, sehingga kami menargetkan mahasiswa dengan latar belakang yang relevan dengan bidang tersebut,” ujar Lagut.

Perluasan target peserta juga menjadi perubahan signifikan dalam penyelenggaraan acara ini. Acara yang sebelumnya hanya diperuntukkan bagi mahasiswa dan alumni USU, kini telah membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat termasuk lulusan dari universitas lain. Perubahan kebijakan ini berdampak signifikan pada peningkatan jumlah peserta yang diperkirakan mencapai 2.000 orang per hari.

BPRI USU menerapkan strategi untuk menarik partisipasi perusahaan terkemuka dalam acara ini. 

“Kami mendorong keterlibatan perusahaan untuk memaksimalkan manfaat dengan mengedepankan prinsip keadilan. Acara ini menekankan transparansi proses seleksi, berbeda dengan praktik rekrutmen yang seringkali berbasis kekerabatan,” tegas Lagut.

Hingga saat ini, tercatat ada 18 booth perusahaan yang ikut serta dengan berbagai format partisipasi. Beberapa di antaranya menawarkan sesi walk-in interview, sementara yang lain hadir untuk memberikan informasi seputar dunia kerja. 

Manajer Kewirausahaan dan Career Development Center (CDC) USU, Ami Dilham, S.E., M.Si., turut menjelaskan proses walk-in interview beserta indikator keberhasilannya. 

“Rekrutmen dimulai dengan pendaftaran alumni pada perusahaan yang diminati. Pelamar yang memenuhi kualifikasi akan diundang untuk wawancara. Setiap perusahaan menerapkan kriteria seleksi tersendiri. Kandidat terpilih selanjutnya akan menjalani serangkaian tes, baik wawancara maupun tes tertulis, sesuai prosedur standar masing-masing perusahaan,” jelasnya.

Ami berharap acara ini semakin berkembang tiap tahun dengan partisipasi yang meningkat dan lebih banyak alumni diterima di berbagai perusahaan. 

Antusias peserta Career Days pun terasa, salah satunya dari Muhammad Arfi, lulusan Politeknik Kimia Industri Medan (PTKI) yang menyampaikan semangatnya terhadap acara ini. 

“Saya hadir untuk mengeksplorasi peluang kerja yang sesuai dengan bidang studi saya. Saya berharap pihak penyelenggara dapat menghadirkan lebih banyak perusahaan besar yang sungguh-sungguh membuka kesempatan kerja di masa mendatang,” ujarnya.

Fajar Pramudya, mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang bertugas sebagai panitia, menjelaskan bahwa proses perekrutan panitia dilakukan melalui seleksi dari pengalaman kegiatan sebelumnya. Mereka melakukan penyaringan berdasarkan keterlibatan di acara sebelumnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan dalam sesi wawancara langsung sangat bergantung pada kriteria masing-masing perusahaan. Meski begitu, ia berharap kegiatan ini bisa menjadi bekal sekaligus jembatan karir bagi para lulusan dan mahasiswa tingkat akhir.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan dalam sesi wawancara langsung sangat bergantung pada kriteria masing-masing perusahaan. Meski begitu, ia berharap kegiatan ini bisa menjadi bekal sekaligus jembatan karir bagi para lulusan dan mahasiswa tingkat akhir.

Redaktur: Katrin Alina

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.