SUARA USU
Kabar Kampus

Wisuda Ditunda, Mahasiswa Kecewa dan Ungkapkan Kritik

Sumber foto: usu.ac.id

Reporter: Affif Nikki Anwar

Suara USU, Medan. Sebuah keputusan dilayangkan Universitas Sumatera Utara pada awal Agustus, yang berisi perubahan jadwal pelaksanaan wisuda yang di undur pada akhir Agustus mendatang.

Semula wisuda akan dilaksanakan pada 21-23 Agustus 2023 berubah menjadi 30-2 September 2023. Hal ini menimbulkan kekecewaan para mahasiswa terkait keputusan penundaan wisuda tersebut.

Sebagian besar mahasiswa sudah mempersiapkan jadwal baik itu tiket perjalanan, penginapan, bahkan mengundang kerabat jauh untuk merayakan pencapaian mereka. Penundaan ini bukanlah hanya masalah pribadi saja namun juga menimbulkan kerugian finansial bagi mereka yang telah mengeluarkan biaya.

Melalui wawancara dengan mahasiswa yang akan melaksanakan Wisuda periode IV, beberapa mengungkapkan kekecewaan bahwa keputusan yang diberikan Universitas Sumatera Utara hanya sepihak saja. Dan juga banyak dari mereka sudah memesan tiket pesawat serta hotel.

“Kok bisa ya sekelas USU tiba – tiba batalin wisuda padahal sudah lama kan tanggalnya diatur. Terus dibatalinnya nggak ada klarifikasi dari panitia wisuda kenapa bisa batal padahal persiapan sudah cukup baik, memang dampak ke aku tidak terlalu besar tapi banyak dari teman-temankuku yang sudah mengatur jadwal tiket dan penginapan untuk orang tuanya. Ya kalaupun mau dibatalin mohon klarifikasi gitu terkait kurang persiapannya USU,” ujar mahasiswi inisial L.

Hal serupa juga disebutkan mahasiswa inisial S. S mengatakan bahwa banyak dari orang tua wisudawan sudah mengambil cuti dari pekerjaan, hal ini membuat posisi orang tua menjadi sulit yang ingin meluangkan waktu untuk anaknya.

“Pengunduran ini jelas mengejutkan. Terlebih berita pengunduran secara tiba tiba tanpa memberikan alasan yang logis dan jelas. Di satu sisi untuk orang tua dari wisudawan sudah menetapkan waktu dari kesibukan, baik dari pekerjaan maupun acara, namun dengan pengunduran waktu secara tidak logis dan tanpa adanya penyampaian alasan dari pihak terkait, membuat posisi kesediaan orang tua menjadi sulit. Padahal sebagai wisudawan, besar keinginan orang tua hadir tanpa adanya halangan baik dari acara maupun dari pekerjaan,” ungkapnya.

Redaktur: Anna Fauziah Pane

Related posts

Analisis Digital Marketing & Referral Marketing dalam Meningkatkan Penjualan Jasa Fotografi dan Videografi (Studi Kasus pada Fauve Imagine Medan)

redaksi

Menilik Proses Assessment di Panti Asuhan Tunanetra, Apakah Dilakukan oleh Pekerja Sosial?

redaksi

Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa Mandarin Sukses Adakan Festival Kebudayaan Tiongkok ke-7

redaksi