SUARA USU
Life Style

Antara Jasa Titip dengan Belanja Langsung, Kamu Pilih yang Mana?

(sumber:pinterest.com)

Reporter: Nisya Augia Hidayat

Suara USU, Medan. Belanja online saat ini semakin marak, tidak sadari lambat laun hal ini menjadi gaya hidup seseorang di era digital. Di masa ekonomi digital yang meroket, banyak orang mengandalkan jastip alias jasa titip sebagai suatu sarana belanja lainnya yang mengandalkan jaringan internet dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan.

Melalui jastip, kita bisa dengan mudah mendapatkan barang yang tidak dijual di Indonesia. Jastip membuat seseorang lebih mudah mendapatkan barang dari luar negeri yang diinginkan dan tidak perlu repot mengurus pengiriman, tanpa keluar rumah dan biaya. Salah satu alasan seseorang menggunakan jastip adalah perbandingan harga dibeberapa toko online. Dan merupakan alasan terbesar yang membuat banyak orang lebih memilih  menggunakan jastip.

Salah satu kelebihan usaha jastip saat ini yaitu tidak memerlukan modal yang begitu besar dan tempat, karena penyedia jasa hanya berbelanja sesuai dengan permintaan konsumen saja, sehingga dapat menghindari penumpukan stok barang apabila tidak terjual. Selain itu jastip dapat dilakukan oleh siapapun dengan modal gawai dan waktu.

Sebelum covid mewabah, kebanyakan orang cenderung memilih untuk berbelanja secara langsung ke sebuah toko ataupun retail pusat perbelanjaan, selain ajang untuk cuci mata kita juga bisa melihat produk yang kita inginkan. belanja secara langsung lebih diminati oleh kalangan orang tua daripada anak muda.

Menurut kebiasaan belanja secara langsung, salah satu hal positif yang dirasakan ialah menghindari adanya penipuan atau ketidak sesuain produk yang sampai kepada konsumen. Belanja secara langsung tidak perlu waktu untuk menunggu dan bisa mencoba barang yang ingin di beli. Konsumen juga bisa melakukan tawar menawar dalam membeli suatu produk, jika kita tidak pandai menawar maka bisa jadi produk yang kita beli akan lebih mahal dibandingkan harga jastip.

Masyarakat kota cenderung memilih jastip dibandingkan belanja langsung yang dipengaruhi oleh banyak faktor seperti kesibukan bekerja, kehidupan yang padat dan lain sebagainya, sedangkan masyarakat desa cenderung memilih belanja offline atau secara langsung yang dipengaruhi oleh faktor seperti keleluasaan waktu, menjalin hubungan dengan pemilik toko dan lain sebagainya.

Jastip menjadi pilihan banyak orang yang menginginkan kemudahan dan belanja secara langsung dipilih karena lebih banyak mendapatkan manfaat yang diinginkan oleh penggunanya.Baik jastip ataupun offline  mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tergantung dari konsumennya itu sendiri mana yang lebih disukai. kamu pilih yang mana?

Redaktur: Fatih Fathan Mubina

Related posts

Yuk, Bedakan Gaya Hidup dan Kebutuhan Hidup!

redaksi

Kenal Lebih Jauh dengan Nomophobia

redaksi

Pasang Galon Menjadi Basic Life Skills?

redaksi