SUARA USU
Sosok

Agatha Christie: Sosok Wanita Sukses dengan Karya Novel Penuh Misteri!

Penulis: Desi Natalia Pasaribu dan Clarisa Tessa Mirandha Girsang 

Suara USU, Medan. Novel percintaan? Atau Novel bernuansa melow?  Itu sudah biasa. Berbeda dengan karya tulis Agatha Christie, seorang penulis Novel yang berisikan kisah-kisah yang penuh dengan misteri. Dari karya Novel nya ini lah membawakan namanya terkenal hingga seluruh dunia.

Biografi

Penulis novel terkenal di dunia ini bernama Dame Agatha Mary Clarissa Christie atau yang biasa disebut dengan nama Agatha Christie.  Nama Wanita ini disingkat menjadi “Agatha Christie” karena itu adalah cara orang terdekatnya memanggilnya. Nama belakangnya, “Christie,” adalah bagian paling dikenal dari namanya, dan nama tengahnya “Mary Clarissa,” sering dihilangkan dalam penyebutan sehari-hari.

Agatha Christie lahir pada 15 September 1890 di Torquay, Devon, Inggris. Ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara yang lahir dari pasangan Frederick Alvah Miller dan Clarissa Margaret Miller née Boehmer. “Salah satu hal paling beruntung yang bisa terjadi pada Anda dalam hidup adalah memiliki masa kecil yang Bahagia,” ucap Christie karena ia menghabiskan masa kecilnya dengan hobi yang ia punya yaitu membaca. Dan hobi nya ini lah yang membawanya menjadi seorang novelis terkenal.

Di usia 85 tahun Agatha Christie menghembuskan nafas terakhirnya dan Agatha Christie akan tetap dikenal sebagai  penulis misteri terbesar sepanjang masa dan akan terus hidup melalui karya-karyanya yang abadi. Semasa hidupnya, Agatha Christie mendapat julukan sebagai Mistress of Mystery (Nyonya Misteri).

Pendidikan

Di tahun 1902, Christie mulai bersekolah di Miss Guyer’s Girls School di Torquay tetapi merasa sulit untuk menyesuaikan diri, oleh karena itu pada 1905, ibunya mengirimnya ke Paris, dengan fokus pada pelatihan vokal dan bermain piano. Namun Christie menyadari bahwa Dia sama sekali tidak memiliki bakat di bidang tersebut. Dan di tahun 1905 Christie memilih fokus dengan menulis novel dan Kembali ke Inggris. Saat ia kembali ke Inggris, dia melanjutkan kegiatan sosialnya, menulis dan tampil di teater amatir. Dia juga membantu memainkan drama berjudul The Blue Beard of Unhappiness dengan teman-temannya.

Karya

Karier Christie diawali ketika umurnya delapan belas tahun menulis cerita pendek pertamanya yang berjudul The House of Beauty, Cerita pendek tersebut memiliki sekitar 6.000 kata tentang “kegilaan dan mimpi”. Karyanya yang berjudul Lalu Semuanya Lenyap adalah salah satu buku dengan penjualan tertinggi sepanjang masa, dengan penjualan sekitar 100 juta. Ada juga beberapa karyanya yang terkenal termasuk Murder on the Orient Express, Death on the Nile, And Then There Were None, dan The Murder of Roger Ackroyd.

Agatha Christie menulis lebih dari 60 novel dan sekitar 150 cerita pendek, banyak di antaranya merupakan karya paling terkenal dalam genre misteri. Karya-karyanya telah diterjemahkan ke lebih dari 100 bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Genre Misteri dan detektif karyanya menciptkan karakter yang ikonik seperti Hercule Poirot dan Miss Marple, yang menjadi detektif terkenal dalam karyanya.  Banyak dari novelnya telah diadaptasi menjadi film, acara televisi, dan drama panggung yang sukses.

Dengan kemampuannya untuk menciptakan teka-teki yang rumit dan karakter yang menarik, karyanya telah memikat jutaan pembaca di seluruh dunia. Christie juga mampu memberikan wawasan tentang sifat manusia melalui karyanya. Selain menjadi novelis terkenal Agatha Christie merupakan penggemar novel detektif, seperti novel The Woman in White, The Moonstone karya Wilkie Collins, dan juga Sherlock Holmes karya Arthur Conan Doyle. Christie menulis novel detektif pertamanya yang berjudul Misteri di Styles pada 1916. Novel itu menampilkan Hercule Poirot, mantan petugas polisi Belgia dengan kumis yang luar biasa dan kepala persis seperti telur. Naskah aslinya sempat ditolak oleh Hodder & Stoughton dan juga Methuen, namun akhirnya diterima setelah Christie setuju untuk mengubah ceritanya dengan menambahkan bagaimana solusinya terungkap, dan akhirnya novel tersebut resmi terbit pada tahun 1920.

Dalam karyanya yang berjudul Rumah Gema, yang diterbitkan pada 1946, salah satu karakternya adalah seorang wanita Yahudi Whitechapel dengan rambut dicat dan bersuara seperti burung. Seorang wanita kecil dengan hidung tebal, rambut berwana merah dan suara yang tidak menyenangkan. Christie menerbitkan enam novel dengan menggunakan nama Mary Westmacott, nama samaran yang memberinya kebebasan untuk menjelajahi “imajinasinya yang paling pribadi dan berharga”.  Novelnya yang berjudul Giant’s Bread diterbitkan pada 1930, dimana seorang reviewer untuk The New York Times menulis, bukunya jauh di atas rata-rata fiksi saat ini.

Penghargaan

Dengan karya yang melegenda, membuat para pembaca dan penonton terpikat dengan karya novel dan filmnya. Agatha Christie mendapat beberapa penghargaan, beliau menerima penghargaan pertamanya Mystery Writers of America, dari Award Grand Master (1955), penghargaan Edgar Award, MWA for Best Play dari hasil karynya Witness for the Prosecution (1955).

Agtha Christie dinobatkan sebagai penulis kriminal paling sukses secara finansial kedua sepanjang masa di Inggris Raya, setelah Ian Fleming, oleh saluran TV drama kriminal digital Alibi dengan pendapatan total sekitar £ 100 juta (2012). Agatha Christie termasuk di antara orang-orang yang dipilih oleh seniman Peter Blake untuk tampil dalam versi baru karyanya yang paling terkenal, Sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club Band, untuk merayakan tokoh budaya Inggris yang paling dia kagumi.

Di hari kelahirannya ke 125 tahun tahun yang lalu, dua puluh lima penulis misteri kontemporer dan satu penerbit memberikan pandangan mereka tentang karya Christie (2015). Christie dihormati dengan koin £ 2 oleh Royal Mint untuk pertama kalinya untuk menandai seratus tahun novel pertamanya (2020).

Dia adalah penulis kriminal pertama yang memiliki 100.000 eksemplar dari sepuluh judulnya yang diterbitkan oleh Penguin pada 1948. Pada 2018, Guinness World Records mendaftarkan Christie sebagai penulis fiksi terlaris sepanjang masa.

Redaktur: Taty Kristina 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Mengenal Salsabila Duta Intelegensia Mahasiswa USU 2022

redaksi

Putra Toba Mendunia, Sosok Sastrawan Legenda Indonesia

redaksi

Muhammad Rizky Andri: Mahasiswa USU Berusia 19 Tahun Sukses Jalankan Bisnis Sampingan

redaksi