
Reporter: Sella Ramadani
Suara USU, Medan. Memiliki semangat yang tiada hentinya, Ahmad Widad Mahasiswa Sastra Arab USU, stambuk 2019 tengah menggeluti berbagai aktivitas mulai dari persiapan TOEFL mandiri, hingga berpartisipasi dalam berbagai event kepemudaan seperti Semifinalis PILDUBAS Sumut 2024 dan keanggotaan di organisasi IKA PIMNAS Indonesia.
Tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik. Sebagai mahasiswa yang berdedikasi, dirinya aktif dalam berbagai kegiatan seperti prestasi akademik dan non-akademik, kepanitiaan, dan pengabdian masyarakat serta masih banyak kegiatan lainnya. Ketekunan, semangat belajar, dan berpartisipasinya di berbagai kegiatan kemudian ia bagikan dengan mencoba terjun ke dalam dunia konten kreator.
Lewat kreativitasnya, Ahmad Widad memulai dengan membuat short video bersama teman- temannya, kemudian mengembangkan karirnya dengan membuat channel YouTube sendiri yang berhasil mencapai 1000 subscriber pada tahun 2021. Widad merupakan founder sekaligus pihak yang juga pernah mengolah satu akun wisata yang ada di daerahnya yaitu di Tapanuli Tengah.
Pada November 2023, Widad terpilih sebagai peserta program Muhibah Budaya Jalur Rempah (MBJR) yang diinisiasi oleh Kemendikbudristek RI. Saat ini, dirinya masih fokus mengampanyekan Jalur Rempah untuk menuju warisan budaya dunia, dengan harapan akan diajukan ke UNESCO pada tahun 2024. Pada Agustus 2022, Ahmad Widad juga aktif dalam kegiatan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) pada semester 7, dan membuat konten seputar PMM di tiktok dan Instagram miliknya.
“Saya memfokuskan konten saya di Instagram untuk lebih banyak sharing kegiatan saya yang terkait dengan Jalur Rempah. Namun, saat ini, saya juga sedang aktif sebagai semifinalis dalam ajang Pemilihan Duta Bahasa, dan jika saya lolos menjadi finalis, saya berencana untuk membuat konten-konten yang berkaitan dengan bahasa dan sastra.” Ungkapnya.
Ahmad Widad juga mengungkapkan bahwa salah satu tantangan utama sebagai konten kreator adalah menjaga konsistensi dalam meng-upload konten yang tidak hanya sekadar posting, tetapi juga memiliki nilai yang bermanfaat bagi orang lain. la juga menekankan pentingnya kesabaran dalam mengembangkan diri sebagai konten kreator yang berkualitas.
Ahmad Widad berharap bahwa konten yang ia buat dapat memberikan manfaat dan edukasi kepada orang- orang di luar sana. la juga berharap mendapatkan hal-hal positif dari kontennya. Dia menekankan pentingnya terus belajar, karena konten yang dibuatnya tidak hanya sekedar hiburan, tetapi juga harus bermanfaat untuk orang lain.
“Yang pastinya, saya harus terus belajar, karena konten yang saya buat tidak hanya sekedar sharing, tetapi juga memiliki nilai yang dapat diambil oleh orang lain.” Tutup Widad.
Redaktur: Khaira Nazira
Leave a comment