SUARA USU
Sosok

Bangkit dari Masa Lalu, Oprah Winfrey Kini Menjadi Tokoh Inspirasi Dunia

Oleh : Grace Silva Situngkir

SUARA USU, MEDAN. “Kamu akan menjadi apa yang kamu percayai. Kamu berada di posisi kamu yang sekarang karena segala hal yang telah kamu percayai.”—Oprah Winfrey.

Siapa yang tak kenal tokoh mendunia, Oprah Winfrey? Wanita kelahiran 1954 ini kerap kali disebut dalam berbagai sosial media karena kesuksesan besarnya yang tak hanya di bidang hiburan, namun juga di bidang bisnis. Sosok Oprah Winfrey telah terlatih mandiri sejak ia masih kecil di bawah didikan keras nenek dan ibunya yang sibuk bekerja tanpa memiliki waktu luang untuk bersama putrinya.

Sayangnya, di usia yang ke-9, ia mendapat perlakuan tak pantas dari sepupunya sendiri hingga pada usia remajanya ia melahirkan bayinya meski pun umur bayi tersebut tak bertahan lama. Hal itu membuat Oprah Winfrey mengalami rasa trauma di usianya yang masih sangat muda. Untuk membantunya melepas trauma, sang ibu membawanya pindah. Ia akhirnya tinggal bersama ibu tirinya dan ayahnya yang memberikan banyak aturan tegas pada Oprah Winfrey kala itu.

Rasa kepercayaannya pun mulai tumbuh dan ia menjadi wanita mandiri yang tangguh. Pada usianya yang ke-17, ia berhasil memperoleh pendapatan pertamanya senilai 100$ per Minggu dari hasil menjadi penyiar radio lokal di daerah tersebut. Hal tersebut menjadi pijakan Oprah Winfrey dalam berkarir lebih tinggi. Pada usianya yang ke-19, ia berhasil menjadi seorang wartawan dan penyiar radio yang hebat di sebuah stasiun televisi selama beberapa tahun. Namanya mulai melambung sejak saat itu dan banyak masyarakat Amerika yang mengenal sosok Oprah Winfrey yang fenomenal.

Ia melanjutkan karirnya hingga khirnya menjadi host dalam acara TV-nya sendiri yang dikenal dengan “The Oprah Winfrey Show” dan berhasil mendapatkan rating tertinggi di Amerika Serikat serta meraih banyak penghargaan. Ia juga kemudian membangun perusahaan milik dirinya sendiri yang bernama Harpo Foundation Inc. dan Harpo Films.

Menurut Forbes, wanita tersebut berhasil menduduki status wanita miliader Afrika-Amerika selama tiga tahun berturut-turut dan dinobatkan sebagai salah satu wanita paling berpengaruh di dunia pada generasinya.

Di tengah kesuksesannya, Oprah Winfrey juga membuka jaringan amal yang diberi nama Oprah’s Angel yang membantu pendidikan perempuan di Afrika Selatan dan bantuan pada korban bencana alam. Ia juga memiliki dedikasi tinggi pada hak anak-anak. Atas pencapaian dan kontribusinya yang amat besar di dunia hiburan, ia diberikan Penghargaan Golden Globe Cecil B. DeMille.

“True forgiveness is when you can say: thank you for that experience.” Ia juga berpesan bahwa segala hal yang telah dilalui di masa lalu, baik keberhasilan maupun kegagalan, semuanya akan menjadi pengalaman yang amat berharga.

Sosok Oprah Winfrey kini menjadi panutan banyak orang terutama bagi para perempuan dan penduduk berkulit hitam yang dahulu justru mendapat perlakuan diskriminasi. Hingga kini pun, nama Oprah Winfrey masih menjadi idola banyak orang karena sosoknya yang sungguh menginspirasi.

Redaktur : Harsimren Kaur


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Alumni FASILKOM-TI USU, Ronaldi Tumanggor: Membantu Mahasiswa Menuju Pengembangan Diri Melalui Ruang Mahasiswa

redaksi

Perjalanan Chairil Gibran Menuju S2 di Luar Negeri dengan Beasiswa LPDP

redaksi

Bangun, Anak Pelosok Negeri yang Berprestasi

redaksi