SUARA USU
Kabar Kampus

BEM USU Gelar Sosialisasi Konstitusi, Undang-Undang Turunan, dan Undang-undang PEMIRA USU. 

Reporter: Luthfiah Amanda P dan Aditya Raihan 

Suara USU, Medan. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sumatera Utara adakan pertemuan terbuka terkait Sosialisasi Konstitusi, Undang-Undang Turunan, dan Undang-Undang PEMIRA USU yang dilaksanakan di Gedung D Fasilkom-TI pada Rabu (03/04).

Acara ini turut dihadiri oleh ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, Aziz Syahputra beserta jajaran, Sekretaris Jendral BEM USU, Emir Haidar, serta perwakilan dari beberapa BEM Fakultas yang turut menghadiri acara serta melaksanakan diskusi bersama.

Dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa pembuka oleh Umar Hilmi, lalu kata sambutan oleh Wakil Gubernur PEMA Fasilkom-TI Universitas Sumatera Utara, Aurick Daffa Muhammad, selanjutnya kata sambutan oleh ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sumater Utara, abangda Aziz Syahputra. Dalam kata sambutannya, ia mengatakan bahwa mahasiswa yang diundang dengan yang berhadir sangat berada diluar ekspektasi nya. Hanya sedikit mahasiswa yang mengikuti diskusi dari awal hingga selesai.

Memasuki inti diadakannya pertemuan acara diskusi dan sosialisasi ini dimulai dengan tanggapan BEM beserta jajaran terkait pendapat dan saran mahasiswa mengenai draft peraturan PEMIRA Universitas Sumatera Utara 2024 yang disebar melalui google form, dapat diakses oleh seluruh mahasiswa Universitas Sumatera Utara di media platform instagram.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa USU, Aziz mengaku kecewa dikarenakan kurangnya minat mahasiswa untuk menyuarakan pendapat beserta saran mengenai draft peraturan PEMIRA yang telah disediakan guna terjalinnya keberhasilan PEMIRA 2024. Hanya terdapat satu suara mahasiswa yang tertera di halaman jawaban google form.

Dalam diskusi publik kali ini, Aziz tidak memaparkan secara rinci Undang-Undang Turunan serta Undang-Undang PEMIRA, melainkan hanya berfokus pada diskusi serta menanggapi pendapat dan saran dari mahasiswa yang berhadir.

Aziz selaku ketua BEM USU mengatakan “Ada kurang lebih 6 sampai 7 undang-undang yang akan disahkan, termasuk undang-undang BEM, undang-undang DPM, undang-undang Mahkamah, undang-undang PEMIRA melingkup panitia PEMIRA dan Bawaslu,  BAK (Badan Audit Keuangan), serta undang-undang terkait sidang kongres.”

Diskusi dilanjutkan pula pada sesi tanya  jawab yang dilakukan antara forum diskusi dengan ketua Badan Eksekutif Mahasiwa USU sendiri. Selama sesi diskusi, kondisi berlangsung kondusif, akan tetapi karena minimnya jumlah mahasiswa yang berhadir, tidak banyak masukan yang dapat ditampung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa.

“Sebenarnya ini juga PR kita bersama, ini adalah tugas kita sebagai mahasiswa USU bagaimana menyadarkan teman-teman yang masih apolitis terhadap ormawa, yang mungkin efek samping dari sistem yang kurang sehat. Tetapi kita juga gak bisa menyalahlan mereka, karena memang sistem yang bermasalah orang-orang jadi malas ikut ormawa.” ungkap Aziz.

Aziz menyebutkan bahwa Pemilihan Raya akan dilaksanakan paling lama pada bulan Juni, namun hal ini diserahkan kembali kepada pihak KPU untuk menetapkan jadwal yang lebih konkret.

Aziz berharap mahasiswa Universitas Sumatera Utara dapat tertarik kembali untuk mengikuti organisasi mahasiswa (ormawa) serta dapat berpartisipasi lebih, mengaktifkan diskusi-diskusi di sudut kampus, menyampaikan edukasi serta informasi terkait sistem yang baru sehingga mahasiswa dapat terbiasa dan adaptasi akan sistem yang baru.

“Lanjutkanlah sistem yang baik. Apa hal baik yang saya lakukan, lanjutkan dan apa yang buruk, tinggalkan. Jadi kita harus objektif terhadap PEMIRA USU kali ini dan kita berharap kader-kader terbaik mahasiswa USU ini dapat memberikan potensi yang terbaik untuk USU kedepan,” ujar Aziz

“Jangan sampai terulang PEMIRA sebelumnya. Karena ada ego tendensius di internal KPU, sehingga KPU tidak sehat dan terjadi dualisme kepemimpinan. Kita berharap yang terbaik PEMIRA USU ini berjalan lancar sehingga memberi ketertiban untuk BEM dan sistem ormawa yang sehat.” tutup Aziz

Redaktur : Evita Sipahutar


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Kaitkan Jurnalistik dan Sejarah, Prodi Ilmu Sejarah Kembali Adakan Workshop Jurnalistik Sejarah

redaksi

Launching PKM Center, Komitmen USU Tingkatkan Prestasi Mahasiswa

redaksi

Catur Jadi Trending Topic, Begini Tanggapan Mahasiswa USU Chess Club

redaksi