Pembaruan Langsung Kasus COVID-19
SUARA USU
Sosok

Benefit Menjadi Mahasiswa Berprestasi

Penulis: Amanda

Suara USU, MEDAN. (14/8) Himpunan Mahasiswa Biologi Universitas Sumatera Utara  (HIMABIO USU) mengisi waktu produktifnya dimalam minggu dengan melakukan Biologi on Instagram (BIOGRAM). BIOGRAM adalah kegiatan dari himpunan biologi yang berfungsi untuk berbagi informasi, motivasi, inspirasi, dan pengalaman melalui platform instagram dengan menghadirkan narasumber-narasumber yang luar biasa. Tema untuk BIOGRAM kali ini adalah “Bincang-Bincang Prestasi” dengan narasumber Muhammad Ramadhan Affandi peraih beasiswa Kepemimpinan 2018-2020 dan Beasiswa Data Print 2019-2020. Muhammad Ramadhan Affandhi yang sering disapa dengan sebutan Ramadhan, juga seorang mahasiswa aktif dan berprestasi yang sering mengikuti perlombaan dan mendominasi banyak kejuaraan. Salah satu nya adalah meraih Gold Medal di International Science and Invention Fair 2020, Silver Medal 12ASPO 2020, Juara 1 lomba  Debat Ekonomi Syariah IESCO 2020, dan masih banyak lagi.

Untuk kesibukan kali ini Ramadhan berhenti mengikuti perlombaan. Ramadhan mengatakan, saat ini dia disibukkan dengan pengerjaan skripsinya dan sedang melakukan penelitian.Untuk mengisi kekosongannya dimasa pandemi ini, Ramadhan menjalankan bisnis seperti bisnis kripik, dan juga bisnis photoghraphy dan videoghrapy.  Ketika disinggung dengan pernyataan apa motivasi Ramadhan yang menjadikannya mahasiswa berprestasi, fakta yang mengejutkan adalah ia mengatakan sebenarnya dari SMA tidak pernah mengikuti perlombaan maupun organisasi apapun. Ramadhan mengatakan banyak benefit-benefit yang ia dapatkan ketika mengikuti perlombaan dikampus. Benefit tersebut dapat menutupi pengeluarannya selama ini selama mengikuti pembelajaran offline, salah satunya untuk dana bayar uang kuliah. “Salah satu membuat motivasi saya kuat itu jujur saja, karna uangnya juga besar gitu, sehingga itulah yang mendorong saya untuk terus berprestasi.”

Salah satu yang menjadikan Ramadhan mahasiswa berprestasi adalah ia pandai memanajemen waktu. Meskipun mengikuti banyak perlombaan, Ramadhan mengatakan bahwa kuliah tetap menjadi nomor satu. Tips memanajemen waktu ala Ramadhan adalah memprioritaskan kuliah, membuat planning, dan membuat to do list. “Saya sangat sarankan untuk temen-temen yang mau melakukan hal-hal produktif dengan melakukan manajemen waktu yang baik, itu semua lebih baik dicatet waktunya. Misalnya jam segini mau ngapain, dengan begitu kita akan dapat memanjemen waktu dengan sangat baik.”

Sebelum mengikuti perlombaan, Ramadhan terlebih dulu mengikuti beasiswa yang berawal dari tekad untuk menutupi dana-dana yang berhubungan dengan perkuliahan, sebab dulu ekonomi keluarga Ramadhan masih belum stabil. “Kalau untuk informasih sih pertama dari sosial media ya, terutama dari instagram gitu. Sebenarnya banyak sih beasiswa kayak beasiswa rumah kepemimpinan, nah waktu mendapatkannya itu dari instagram gitu,“ ujar Ramadhan. Ramadhan juga mengatakan untuk lebih semangat mencari informasi-informasi hal yang kita inginkan.

Redaktur: Zukhrina Az Zukhruf

Related posts

Gus Dur: Gitu Aja Kok Repot

redaksi

Polisi Idaman Semesta Pernah Ada, Namanya Hoegeng Iman Sentosa

redaksi

Bangun, Anak Pelosok Negeri yang Berprestasi

redaksi