
Reporter: Feby Simarmata
Suara USU, Medan. Fakultas Kehutanan (Fahutan) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Kampus 2 Kwala Bekala dengan tema “Meranti: Membangun Rimbawan Tangguh Visioner dan Berinovasi”. Tema ini mencerminkan filosofi pohon meranti yang kuat dan bermanfaat dari akar hingga daun, menggambarkan sosok rimbawan yang harus memiliki kekuatan, kemampuan adaptasi, serta memberikan manfaat luas.
Ketua Program Studi Fakultas Kehutanan, Dr. Ir. Tito Sucipto, S.Hut., M.Si., IPU, memberikan apresiasi atas antusiasme para mahasiswa baru dalam mengikuti PKKMB di Fakultas Kehutanan.
Menurutnya, pihak program studi sangat senang melihat semangat yang ditunjukkan oleh para mahasiswa.
Sebanyak 173 mahasiswa baru turut mengikuti PKKMB Fahutan pada tahun ini. Kegiatan ini hadir dengan konsep yang berbeda, menciptakan suasana yang lebih menyenangkan tanpa tekanan atau perundungan. Keberadaan satgas yang mengawasi pelaksanaan kegiatan juga turut menjamin kenyamanan para mahasiswa baru.
Selain mengikuti agenda wajib universitas, kegiatan ini juga mencakup arak-arakan, pengenalan dunia kampus, dosen, serta tenaga pendidik. Meskipun ada tantangan dalam hal mobilisasi karena jarak lokasi kegiatan yang mencapai kurang lebih 13 km dari Kampus 1 Padang Bulan, USU telah menyediakan fasilitas bus untuk mempermudah transportasi mahasiswa.
Adil Hakim Ritonga, Ketua Panitia PKKMB Fahutan menyebutkan bahwa persiapan kegiatan dilakukan cukup matang meski terkendala masalah keuangan dan pendataan mahasiswa. “Untuk kendala, salah satu yang tidak bisa kami hindari adalah di bagian keuangan. Selain itu, kami juga menghadapi kesulitan saat melakukan pendataan mahasiswa. Kami harus melakukan pendataan secara mandiri karena data dari biro rektorat atau instansi terkait lainnya tidak tersedia. Sebagai panitia, kami benar-benar harus mengandalkan sosial media atau media partner lainnya untuk proses pendataan mahasiswa,” ujarnya.
Dr. Tito berharap PKKMB ini akan membantu mahasiswa lebih mengenal lingkungan kampus, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lancar dan target kelulusan tepat waktu tercapai.
“Alhamdulillah tahun ini yang lulus tepat waktu itu 50% jadi kedepannya kita genjot lagi sehingga bisa lebih meningkat lagi,” tutupnya.
Redaktur: Khaira Nazira
Leave a comment