Reporter: Debora Gracia Nauli Siregar
Suara USU, Medan. Program Studi (Prodi) Sastra Jepang Universitas Sumatera Utara (USU) sukses menggelar Dies Natalis Aotake ke-25 di Gedung Serbaguna Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU pada Kamis, 19 Desember 2025. Acara yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas antara mahasiswa, dosen, dan alumni Sastra Jepang USU.
Rangkaian acara dimulai pukul 09.25 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan doa bersama serta menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Suasana kebersamaan terasa sejak awal sebagai penanda dimulainya perayaan ulang tahun Aotake yang ke 25.
Ketua Panitia Dies Natalis Aotake ke 25, Rahima Sipa Ramadhani, menyampaikan bahwa tema yang diangkat tahun ini adalah Shinki Itten, yang bermakna inovasi sebagai akar dan tradisi sebagai sayap. Tema tersebut diharapkan dapat menjadi dorongan bagi Aotake untuk terus berkembang dengan menjadikan masa lalu sebagai bahan evaluasi dan pijakan menuju masa depan.
“Dengan tema ini kami berharap Aotake bisa berkembang lebih baik ke depannya, mengibarkan sayap lebih lebar lagi, dan menjadikan masa lalu sebagai evaluasi untuk masa kini. Intinya, tema ini mengajak kita semua untuk terus maju,” ujar Rahima.
Rahima juga menjelaskan bahwa persiapan Dies Natalis Aotake ke 25 telah dimulai sejak September 2025. Ia menambahkan bahwa perayaan tahun ini menghadirkan sejumlah agenda baru yang belum pernah ada sebelumnya, seperti Random Play Dance, Aotake Corner yang menampilkan dokumentasi kegiatan mahasiswa Sastra Jepang USU selama satu tahun terakhir, serta Tanah Bata, sebuah pohon bambu simbolis tempat mahasiswa menggantungkan harapan dan doa.
Dalam pelaksanaannya, panitia menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya kondisi banjir yang sempat melanda Kota Medan beberapa waktu lalu. Akibatnya, jadwal acara harus diundur dari 28 November menjadi 19 Desember 2025. Meski demikian, Rahima bersyukur kegiatan tetap dapat terlaksana dengan baik.
Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Jepang USU, M. Alqi Sihombing, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas kerja keras yang telah dilakukan, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Ia berharap seluruh rangkaian Dies Natalis Aotake ke 25 dapat berjalan lancar hingga akhir.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Ketua BEM FIB USU, Rifki Amansyah Siregar, yang menilai Dies Natalis Aotake tidak hanya sebagai acara seremonial, tetapi juga sebagai simbol perjalanan dan penentu arah masa depan Program Studi Sastra Jepang USU.
Perwakilan alumni, Irwan, S.S., M.Hum., dalam sambutannya mengajak seluruh mahasiswa untuk terus bersatu, berani berinovasi, dan tidak takut melangkah maju demi kemajuan Aotake dan Sastra Jepang USU.
Sementara itu, Ketua Program Studi Sastra Jepang USU, Alimansyar, M.A., Ph.D., menyampaikan rasa syukur atas soliditas dan perkembangan Aotake yang semakin baik dari tahun ke tahun. Ia memberikan apresiasi kepada panitia yang tetap sigap dan bertanggung jawab meskipun sempat menghadapi penundaan acara. Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar tidak mudah patah semangat dalam menghadapi berbagai tantangan.
Sambutan terakhir disampaikan oleh perwakilan Dekan Fakultas Ilmu Budaya USU yang diwakili oleh Dr. Windi Chaldun, M.Hum., selaku staf ahli dekan bidang akademik. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan kemahasiswaan di FIB USU, khususnya yang diselenggarakan oleh mahasiswa Sastra Jepang, selama kegiatan tersebut bersifat positif dan membangun. Ia juga mengapresiasi panitia yang tetap menyelenggarakan Dies Natalis Aotake ke 25 meskipun sebelumnya Kota Medan dan area sekitar kampus sempat dilanda banjir.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, diikuti sesi foto bersama. Acara kemudian dimeriahkan oleh berbagai penampilan, seperti Medan Yosakoi Team, Random Play Dance, penampilan per stambuk, pemenang Aotake Got Talent, hingga Dance Team Stairuu. Selain itu, terdapat sesi permainan, Aotake Time, pembagian hadiah, pengumuman nominasi, serta Lucky Spin yang disambut antusias oleh para peserta.
Dies Natalis Aotake ke 25 ditutup dengan penampilan penutup oleh hiburan, serta penutupan resmi oleh pembawa acara. Melalui perayaan ini, Aotake Sastra Jepang USU diharapkan terus tumbuh sebagai wadah yang kreatif, inovatif, dan solid bagi seluruh mahasiswanya, sejalan dengan semangat Shinki Itten yang diusung pada Dies Natalis ke-25 ini.
Redaktur: Merry Agnus Dei Gultom
Leave a comment