
Oleh: Widia Ayu Lestari Sembiring
Suara USU, Medan. Pada 12 Agustus 2024, Maudy Ayunda penyanyi asal Indonesia lulusan Oxford University secara resmi merilis single terbarunya yang bertajuk “Hari Itu”, sebuah karya yang dapat menyentuh hati para pendengar dengan rona hangat kenangan pada bait lirik, membawa pendengar pada proses bertumbuh menjadi dewasa.
Dilansir dari laman IDN Times, Maudy menjelaskan dalam roundtable peluncuran lagu “Hari Itu”, mengatakan bahwa tema dari lagu ini diangkat berdasarkan kenangan selama sekolah. Pada tiap lirik lagu, Maudy mengajak para pendengarnya untuk mengenang kembali momen persahabatan dan kebersamaan hingga perpisahan yang tak terlupakan semasa sekolah.
Dari bait awal seperti “jabat tangan sebut namamu… kapur tulis nama Bu Guru”, Maudy mengajak pendengar menyusuri kembali fragmen-fragmen memori masa sekolah, sebuah bentuk paradoks antara kompleksitas dan kesederhanaan yang justru tampak begitu indah.
Pada bait chorus “dimanapun aku berada sejauh apapun ku melangkah rasa ini terukir dalam hidupku”. Bermakna seperti sang penulis ingin menyampaikan bahwa masa-masa sekolah bersama teman dan mereka yang dicintai turut mewarnai proses tumbuh dewasa.
“Hari Itu” bukan sekedar nostalgia, melainkan refleksi atas fase paling pembentuk diri dalam hidup. Ia ingin menciptakan ruang dimana orang bisa mengenang pengalaman mereka sendiri lewat karyanya. Terdapat pesan mendalam tentang persahabatan dan perpisahan dalam proses pendewasaan. Lagu ini bukan sekedar hiburan, melainkan alat untuk mengajak pendengar lebih hadir dan menghargai setiap momen betapapun sederhananya.
Selain itu, Maudy mengaku saat menulis lagu ini ia membayangkan momen saat wisuda atau perpisahan penuh makna seolah hendak merayakan hari-hari itu bersama.
“Waktu menulis lagunya emang aku ngebayangin lagi nyanyi di wisuda gitu. Terus mau perpisahan dan ingin banget nyanyi lagu ini, kayak merayakan graduation bersama orang spesial,” sambungnya dilansir dalam laman IDN Times.
Maudy Ayunda secara konsisten membuktikan bahwa musik bisa menjadi ruang reflektif, sarana mengenang, dan alat mendorong kita lebih menghargai waktu bahkan yang sederhana. Karya “Hari Itu” adalah buktinya.
Tak hanya lewat lirik, “Hari Itu” juga dihidupkan melalui video musik resmi yang dirilis bersamaan dengan single-nya. Dalam video tersebut, Maudy dewasa seakan kembali ke masa SMP, menyaksikan versi mudanya yang bermain, bercanda, dan belajar bersama sahabat. Adegan-adegan sederhana seperti makan di kantin, bermain gitar, hingga tawa di lapangan sekolah menjadi elemen visual yang memperkuat pesan lagu.
Nuansa hangat yang dipadukan dengan pencahayaan lembut menghadirkan kesan realistis namun tetap romantis, membuat penonton larut dalam nostalgia. Tidak sedikit penggemar yang mengaku teringat kembali pada sahabat lama dan masa-masa penuh kenangan saat menonton video ini.
“Hari Itu” menjadi single kedua dari album terbaru Maudy bertajuk “Pada Suatu Hari” yang telah rilis pada akhir November 2024. Album ini juga memuat single pertama “Cahaya” yang dirilis Mei lalu, serta kolaborasi dengan Iwan Fals dalam lagu “Puisi Kota”.
Dengan berbagai tema, Maudy mencoba menghadirkan karya yang bukan hanya manis secara musikal, tetapi juga sarat makna tentang kehidupan, cinta, dan refleksi sosial.
Redaktur : Vimelia Hutapea
Leave a comment