SUARA USU
Featured

Implementasi Nilai Pancasila Terhadap Kehidupan Sehari-Hari

Oleh: Anggita Shahira Putri Lesmana / Inike G. Divana Naibaho / Nurul Nisrina / Yosefin Angellica Sipayung / kris Tanto Purba / Sesilia Febri Nova Yanti Waruwu

Suara USU, Medan. Setiap negara memiliki pedoman kehidupan berbangsa bagi seluruh rakyatnya, seperti di Indonesia, Pancasila sebagai rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini juga ditegaskan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 pada alinea ke-4 bahwa bangsa Indonesia memiliki dasar dan pedoman dalam berbangsa dan bernegara yakni Pancasila.

Bukan hanya sebagai rumusan dan pedoman saja melainkan menjadi ideologi bangsa dalam berbagai bidang dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara. Dengan kata lain seluruh tatanan kehidupan masyarakat menggunakan Pancasila sebagai dasar moral atau norma dan juga tolak ukur mengenai baik,buruk,salahnya sikap,perbuatan dan tingkah laku bangsa Indonesia.

Jadi, apa itu Pancasila? Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari bahasa Sansekerta, panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas. Oleh karena itu, “Pancasila” dapat diterjemahkan sebagai “Lima Prinsip” atau “Lima Dasar”. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pancasila menjadi falsafah dan ideologi bangsa bagi rakyat Indonesia yang dijunjung dan dihormati oleh semua rakyat. Lima ideologi utama penyusun Pancasila merupakan lima sila Pancasila. Adapun Lima sila Pancasila yaitu:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esae
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Pancasila dirumuskan dengan tujuan untuk dipakai sebagai dasar negara Indonesia Merdeka. Dalam prosesnya, segala perumusan Pancasila sebagai dasar negara ini digali dan didasarkan dari nilai-nilai pandangan hidup masyarakat Indonesia dan dituangkan menjadi kesatuan sebagai pandangan hidup bangsa. Pancasila sebagai dasar negara adalah sebuah hasil budaya bangsa.

Oleh karenanya, Pancasila haruslah diwariskan kepada generasi muda melalui pendidikan. Jika tidak diwariskan, negara dan bangsa akan kehilangan kultur yang penting. Penting untuk diingat bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki kepedulian kepada pewarisan budaya luhur bangsanya. Sehubungan dengan itu, Pancasila memiliki kekuatan yang mengikat. Seluruh tatanan hidup bernegara yang bertentangan dengan Pancasila dinyatakan tidak berlaku dan harus dicabut.

Pancasila memiliki kedudukan dan fungsi bagi bangsa bangsa Indonesia. Kedudukan Pancasila sangatlah banyak diantaranya:

  1. Pancasila adalah dasar negara Indonesia dan merupakan sumber dari segala sumber hukum (sumber tertib hukum) di Indonesia.
  2. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, yaitu kristalisasi pengalaman sejarah bangsa Indonesia yang membentuk sikap, watak, perilaku, norma, dan etika bangsa.
  3. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia, yaitu nilai-nilai kehidupan yang mencerminkan cita-cita dan jati diri bangsa Indonesia.
  4. Pancasila mewujudkan cita-cita hukum bagi hukum dasar bangsa Indonesia, baik hukum tertulis maupun tidak tertulis.
  5. Pancasila mengandung norma yang mewajibkan pemerintah dan penyelenggara negara lainnya untuk memelihara budi pekerti (moral) kemanusiaan yang luhur sekaligus memegang teguh cita-cita rakyat.

Serta fungsi Pancasila bagi bangsa Indonesia sebagai berikut:

  1. Pancasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat, yaitu memberikan petunjuk atau arahan bagi masyarakat Indonesia dalam menjalani kehidupan sehari-hari sesuai dengan nilai-nilai luhur.
  2. Pancasila sebagai dasar penyelenggaraan negara, yaitu memberikan landasan atau acuan bagi penyelenggara negara dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan konstitusi.
  3. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum, yaitu memberikan asas atau prinsip bagi pembentukan hukum di Indonesia yang harus menghormati hak asasi manusia dan keadilan sosial.
  4. Pancasila sebagai ideologi nasional, yaitu memberikan visi atau pandangan tentang sistem kenegaraan dan kemasyarakatan yang diinginkan oleh bangsa Indonesia.

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang mengandung lima prinsip atau nilai dasar yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila memiliki kontribusi yang positif dalam kehidupan sehari-hari. Contoh nilai-nilai Pancasila yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:

  1. Toleransi dan keragaman: Pancasila mendorong penghormatan terhadap keragaman agama, suku, budaya, dan kepercayaan.
  2. Keadilan sosial: Prinsip keadilan sosial dalam Pancasila menciptakan peluang untuk mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.
  3. Keberdayaan masyarakat: Pancasila mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan dan pengambilan keputusan.
  4. Perlindungan hak asasi manusia (HAM): Prinsip HAM dalam Pancasila menciptakan landasan untuk melindungi hak-hak individu. Ini mencakup hak atas kebebasan berbicara, hak atas pendidikan, dan hak atas perlindungan hukum.
  5. Pendidikan dan kesadaran Pancasila: Peluang besar adalah mendidik generasi muda tentang Pancasila dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Meskipun Pancasila diakui sebagai ideologi negara, masih ada tantangan dalam mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa tantangan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari antara lain :

  1. Arus globalisasi yang pesat yang bisa menggeser nilai-nilai luhur Pancasila.
  2. Kurang memelajari dan memahami nilai-nilai Pancasila.
  3. Adanya ideologi asing yang masuk ke Indonesia.
  4. Banyak ujaran SARA yang tidak sesuai dengan tujuan Pancasila.

Dari beberapa pemaparan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi bangsa bagi rakyat Indonesia. Oleh karena itu, Pancasila dijadikan sebagai pandangan hidup dan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu menciptakan sebuah karakter yang bertanggung jawab dan peduli terhadap kesejahteraan masyarakat yang dapat menciptakan sebuah lingkungan yang kondusif dan tentram. Walaupun, Pancasila merupakan ideologi negara masih ada tantangan dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, alangkah baiknya marilah bersama-sama untuk mengurangi segala tantangan dalam menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan cara untuk semakin mengenal apa arti dari Pancasila dan semakin mendalam dalam mempelajari tentang nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila agar penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dapat terjalin dengan baik.

Artikel ini adalah publikasi tugas mata kuliah Pancasila dengan Dosen Pengampu: Onan Marakali Siregar, S.Sos, M.Si.

 

Redaktur: Anggie Syahdina

Related posts

Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Berikut Sejarah Museum Simalungun

redaksi

Mulai Merasa Jenuh Saat Kuliah? Ini Tips Untuk Mengatasinya

redaksi

USU Raih Peringkat 5 SINTA Award 2020, Lihat Posisinya Kini…

redaksi