SUARA USU
Opini

Intip Risiko Dibalik Gaji Angggota KPPS Yang Menggiurkan

Penulis : Hanna Sinaga

Suara USU, Medan. Menjelang Pemilu banyak yang harus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum untuk menyukseskan momentum yang krusial ini. Salah satunya adalah dengan merekrut anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Anggota KPPS adalah orang yang memiliki tugas utama dalam menyelenggarakan pemungutan suara.

Dilansir dari laman resmi KPU, besaran gaji yang akan diterima para anggota KPPS Pemilu 2024 adalah Rp 1.100.000. Sedangkan, untuk Ketua KPPS akan mendapatkan honor sebesar Rp 1.200.000. Angka yang fantastis ini lah yang menjadi perbincangan di kalangan masyarakat hingga menjadi trending topik di beberapa media sosial seperti Instagram dan Tiktok. Tidak sedikit para pengguna media sosial yang melontarkan celetukan lucu di kolom komentar.

Tentu hal ini mengundang pertanyaan, apa risiko dibalik tingginya angka yang dipatok pemerintah hanya untuk 1 hari kerja. Berkaca dari Pemilu yang sudah diselenggarakan sebelumnya, ternyata pada Pemilu 2019 diketahui sebanyak 894 petugas KPPS meninggal dunia dan 5.175 petugas mengalami sakit. Mengutip pernyataan Arif selaku Ketua Komisi KPU, ada 3 faktor yang menjadi penyebab kondisi ini yaitu, penyakit bawaan, manajemen risiko analisi beban kerja, dan durasi kerja yang panjang. Oleh karena itu, kita tidak boleh menganggap pekerjaan angota KPPS hanyalah pekerjaan remeh. Ada hal yang harus dipertaruhkan dalam 1 hari masa kerja mereka.

Honor dengan angka yang tinggi ini sejalan dengan risiko serta beban kerja yang bukan main-main. Sehingga, diperlukan kesehatan yang prima saat menjalankan tugas. Gaji yang mereka dapatkan pasti sudah melalui tahap pengujian dan pertimbangan dari masa-masa yang lalu. Dalam kasus ini gaji yang ditawarkan tentu tidak terlalu berlebihan. Kita seharusnya sebagai masyarakat jangan hanya melihat ke satu sisi yang terkesan berlebihan tanpa memedulikan risiko yang mengikutinya.

Redaktur : Balqis Aurora 

Related posts

Waktu Pengganti Kuliah Hingga Malam Hari, Kapan Mahasiswa Beristirahat?

redaksi

Mereka yang Tak Kunjung Kembali

redaksi

Tamparan Will Smith Dan Cara Berpikir Masyarakat Kita

redaksi