
Oleh: Muhassanah Nasution, Zalfaa Tirta
Suara USU, Medan. Menjelang Pemilihan Raya (Pemira) mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sumatera Utara (USU) secara resmi melantik 19 panitia pelaksana dan 7 anggota badan pengawas, Selasa (03/06). Pelantikan ini digelar di Aula Suratman FP USU dan dirangkaikan dengan sosialisasi bertema “Pesta Demokrasi, Mencapai Tujuan yang Satu.”
Kegiatan dibuka dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu “Indonesia Raya,” “Mars USU,” dan “Mars Mahasiswa,” lalu dilanjutkan dengan sejumlah sambutan dari para pimpinan lembaga kemahasiswaan, fakultas, dan universitas.
Ketua DPM FP USU, M. Fachriza Alfi Hamdi, mengapresiasi peran HMJ yang telah mengirimkan delegasi sebagai panitia, serta menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan Pemira.
“Saya berharap seluruh panitia dan dewan pengawas dapat bekerja dengan ikhlas, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai integritas dan sinergi,” ujar Fachriza.
Hal senada disampaikan Ketua BEM FP USU, M. Rofiqul Firdaus Siregar. Ia menyebut bahwa Pemira FP kali ini akan menjadi sorotan, mengingat Ketua BEM USU saat ini berasal dari Fakultas Pertanian.
“Menjadi pemimpin bukan soal siapa yang paling depan, tetapi tentang tetap tegap ketika yang lain merunduk. Pemimpin harus siap menjadi pendengar sekaligus pendorong,” pesannya kepada para calon penerus.
Sementara itu, Ketua DPM USU, Yoel Kevin Sihombing, menekankan pentingnya Pemira sebagai wadah pendidikan politik yang nyata bagi mahasiswa. Ia menyebut Pemira sebagai proses yang tak sekadar seremonial, melainkan cerminan praktik demokrasi di lingkungan kampus.
Ketua BEM USU, Muzammil Ihsan, turut mengingatkan agar panitia dan badan pengawas menjunjung keadilan dan profesionalitas dalam bekerja. Ia berharap Pemira tidak menjadi ajang perpecahan di antara mahasiswa.
Dari pihak fakultas, Wakil Dekan I FP USU, Dr. Lisnawita, S.P., M.Si., menekankan pentingnya sikap legawa terhadap hasil Pemira, dengan mengajak mahasiswa untuk tetap mendukung pemimpin terpilih, siapa pun itu.
Turut hadir pula Direktur Direktorat Kemahasiswaan, Alumni, dan Keorganisasian (Ditmawalumni) USU, Rahma Yurliani, S.Psi., M.Psi., yang menekankan nilai transparansi dan akuntabilitas sebagai prinsip utama dalam menjalankan tugas panitia dan pengawas.
“Walaupun proses ini tidak akan luput dari dinamika, panitia dan pengawas harus tetap memegang kejujuran dan bersikap bijak dalam mengambil keputusan,” ujarnya.
Pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua BEM FP USU, pengucapan ikrar jabatan, dan penandatanganan berita acara pelantikan. Para panitia dan pengawas dilantik dari perwakilan seluruh program studi di lingkungan FP USU.
Ketua Panitia Pelaksana, Romy Sevenyus Sihombing, menyatakan pihaknya telah memulai sejumlah persiapan teknis, termasuk agenda terdekat berupa sosialisasi Pemira kepada mahasiswa.
“Kami bekerja berdasarkan prinsip jujur, adil, langsung, dan bebas, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Masyarakat Mahasiswa. Saya harap seluruh panitia tidak hanya semangat di awal, tapi juga konsisten hingga akhir,” tegasnya.
Ketua Badan Pengawas, Yoel Manurung, menyampaikan bahwa pihaknya akan berfokus menjaga netralitas seluruh unsur pelaksana Pemira. Ia juga menegaskan komitmen untuk memberi sanksi jika ditemukan pelanggaran etik oleh panitia maupun pengawas.
Untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa, panitia dan badan pengawas berkomitmen menjalankan sosialisasi secara langsung maupun melalui media sosial. Mereka juga akan berkoordinasi dengan para Ketua HMJ di lingkungan FP USU demi menciptakan Pemira yang inklusif, jujur, dan demokratis.
Redaktur: Jesika Yusnita Laoly
Leave a comment