SUARA USU
Kabar Kampus Kabar SUMUT

Kegiatan AKSIKU, Aksi Bersama Konservasi Sumber Daya Hutan 21

Oleh: Shahnaz Dwi Pasha

Suara USU, Medan. Pada Sabtu, (2/12) Gunung Sibayak, Sumatera Utara, menjadi saksi kegiatan luar biasa yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan masyarakat setempat dalam aksi bersama yang disebut AKSIKU (Aksi Pembersihan Lingkungan dan Pemasangan Papan Interpretasi). Acara ini bukan sekadar kegiatan fisik, melainkan juga kolaborasi yang memiliki tujuan menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi alam.

Sebanyak 57 peserta dengan keberagaman latar belakang dan disiplin ilmu turut serta dalam kegiatan ini, didukung oleh 7 asisten dan 2 dosen pengampu. Keberagaman ini bukan hanya sekadar jumlah, tetapi juga nilai positif yang menambah kekayaan dalam upaya pelestarian lingkungan.

Rangkaian Kegiatan, meliputi:

  1. Pembersihan Lingkungan: Awal kegiatan dimulai dengan semangat tinggi dalam aksi pembersihan lingkungan sekitar Gunung Sibayak. Peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dan diberikan tugas untuk membersihkan area tertentu. Sampah plastik, botol minuman plastik, kertas, dan material lainnya dikumpulkan menjadi satu tempat, lalu dibawa turun dan dibuang ke tempat pembuangan sampah umum di depan SMP Negeri 2 Brastagi.

  2. Pemasangan Papan Interpretasi: Selanjutnya, dilakukan pemasangan enam (6) papan interpretasi di lokasi yang strategis. Papan interpretasi tersebut bertujuan untuk memberikan informasi edukatif kepada pengunjung tentang pentingnya tidak membuang sampah sembarangan di area Gunung Sibayak, petunjuk jalur, area camping ground, dan bagian puncak gunung. Proses pemasangan dilakukan secara bersama-sama, melibatkan peserta, asisten, dan dosen pengampu.

  3. Pemberian Tong Sampah: Sebagai langkah konkret dalam mengatasi permasalahan sampah, empat (4) tong sampah dipasang di titik-titik strategis di sekitar Gunung Sibayak. Tong sampah diharapkan dapat memudahkan pengunjung untuk membuang sampahnya, mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan AKSIKU ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap kebersihan Gunung Sibayak, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Papan interpretasi menjadi sarana edukasi yang efektif, sementara penambahan tong sampah diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang berserakan. Partisipasi aktif masyarakat setempat memberikan sentuhan khusus pada kegiatan ini.

Dukungan dan kerjasama antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat merupakan modal utama untuk menjaga keberlanjutan program pelestarian lingkungan. Kegiatan AKSIKU bukan hanya menjadi aksi fisik, tetapi juga menciptakan jejak edukasi dan kesadaran yang berkesinambungan. Melalui kolaborasi erat antara perguruan tinggi dan masyarakat, diharapkan program semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi upaya pelestarian lingkungan di berbagai daerah.

Artikel ini merupakan Proyek Mata Kuliah Manajemen Proyek dan Fundrising Konservasi dengan Dosen Pengampu:

1. Dr. Achmad Siddik Thoha S.Hut.,M. S.i
2. Dr. Moehar Maraghiy Harahap S.Hut., M.Sc
3. Dr. Pindi Patana S.Hut., M.Sc

Redaktur: Tamara Ceria

 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Menjadikan Matematika Sebagai Petualangan Lewat Mathematics Science Competition 2024

redaksi

UKM Betako MP USU: Rekrutmen Terbuka Sampai Batas Waktu yang Tidak Ditentukan

redaksi

Formasi AL-Qalb USU Adakan Pelantikan Pengurus Baru Periode 2022/2023

redaksi