SUARA USU
Entertaiment Opini

Lagu “Asmalibrasi” Dipertanyakan, Apakah Lirik Lagu Harus Sesuai Logika?

Sumber: instagram @fannysoegi

Oleh: Nurseha

Suara USU, Medan. Siapa sih yang gak suka mendengarkan musik? Musik adalah teman yang siap mengisi keseharian kita. Lirik-lirik di dalamnya siap membangun mood dan menyenangkan untuk didengarkan. Apapun kegiatannya, entah itu sedang beres-beres atau sedang diperjalanan musik akan menjadi pilihan terbaik.

Namun, apakah lirik musik harus masuk logika? Pertanyaan tersebut banyak sekali ditujukan pada lagu Asmalibrasi yang akhir-akhir ini berhasil mencuri perhatian. Judul Asmalibrasi sendiri merupakan akronim dari Asmara Terkalibrasi yang dibawakan oleh salah satu band indie asal Semarang yaitu Soegi Bornean.

Asmalibrasi bercerita tentang rasa cinta berlebih tentang sepasang kekasih, yang memuat perihal komitmen dan kompromi. Dalam liriknya ditemukan beberapa majas dan diksi-diksi yang indah. Awalnya, lagu tersebut mendapatkan respon yang baik dan banyak digunakan sebagai musik pada latar di platform Tiktok. Namun, di Twitter lagu tersebut menjadi perdebatan oleh beberapa orang karena mereka merasa bahwa lirik lagu tersebut tidak masuk logika dan sulit untuk dipahami. Meskipun begitu, tidak bisa dipungkiri bahwa lagu Asmalibrasi memang enak untuk didengar.

Soegi Bornean memang khas memakai lirik dengan kosakata yang asing di telinga. Sebenernya kosakata tersebut banyak ditemukan dalam KBBI, hanya saja jarang sekali digunakan.  Band asal semarang tersebut memadukan bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan sedikit bahasa Sansekerta di dalam lagu Asmalibrasi.

Dalam bermusik, Soegi Bornean tampak lebih mengedepankan lirik yang puitis dalam karya-karyanya. Band asal semarang tersebut seolah menegaskan gayanya  dalam bermusik, bahwa Soegi Bornean memiliki latar sebagai pegiat teater yang menyukai buku dan sastra.

Permainan diksi atau permainan kata yang digunakan oleh Soegi Bornean dalam “Asmalibrasi” sederhananya dapat dikatakan sebagai musikalisasi puisi yang biasa dilakukan oleh para seniman dalam menginterpretasi sastra pada musik. Tak ayal, lirik tersebut dirasa tidak masuk logika karena beberapa orang merasa bahwa makna dari lagu tersebut sulit sekali dipahami.

Oleh karena itu, permasalahan mengenai lirik pada lagu Asmalibrasi bukanlah suatu masalah yang besar. Benar, bahwa lirik dalam musik akan lebih bagus jika para pendengar mengerti dengan apa yang disampaikan. Namun, jika Soegi Bornean menyampaikan dengan cara yang berbeda, itu tidak terlalu bermasalah. Lagi pula, di dalam puisi, logika bahasa memang kerap dikesampingkan dan perlu pembacaan berlapis dalam hal makna. Jadi, harus atau tidak masuknya logika sebuah lirik musik, yang terpenting  adalah dalam lirik dalam musik harus mengandung unsur keindahan hingga kita sebagai pendengar dapat menikmati musik tersebut.

Redaktur: Muhammad Keyvin Syah

Related posts

7 Bacaan yang Dapat Menemani Kalian Selama Di Rumah Aja

redaksi

Pengaruh Media Sosial terhadap Pembentukan Personal Branding

redaksi

Lukacita, Realita antara Luka dan Cita

redaksi