Reporter: Merry Agnus Dei Gultom
Suara USU, Medan. Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (Fasilkom-TI) Program Studi (Prodi) S-1 Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara (USU), Leica Al Humaira Lubis, berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Southeast Asian (SEA) Games 2025. Keikutsertaannya dalam pesta olahraga Asia Tenggara tersebut menjadi pengalaman pertama sekaligus momentum penting dalam perjalanan karier atletiknya.
Leica mengaku bersyukur atas capaian yang diraihnya. Ia menilai prestasi tersebut bukan hanya hasil kerja keras pribadi, tetapi juga dukungan dari banyak pihak yang terlibat dalam prosesnya. “Aku ngerasa bersyukur banget atas hasil yang aku raih di SEA Games ini. Jujur aku bangga sama diriku sendiri, tapi ini juga bukan pencapaian aku seorang diri, melainkan hasil dari orang-orang yang hadir dalam prosesku,” ujarnya.
Persiapan menuju SEA Games dilakukan melalui pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang dimulai pada 1 November 2024. Sebanyak 38 atlet dipanggil berdasarkan hasil dua ajang besar sebelumnya, yakni Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Pada Kejurnas, Leica meraih medali perak, sementara di PON 2024 ia berhasil membawa pulang medali emas. Selama kurang lebih satu tahun, para atlet menjalani program latihan intensif di Bali.
Dalam proses tersebut, Leica sempat menghadapi dinamika yang cukup berat. Ia mengungkapkan pernah mengalami degradasi selama sekitar satu bulan. Namun, ia kembali mendapat kepercayaan untuk masuk ke dalam tim nasional, meskipun diturunkan pada kategori yang berbeda dari biasanya. Keputusan tersebut diambil oleh pelatih setelah melihat peluang meraih hasil terbaik di kategori tersebut.
Menurut Leica, tantangan terbesar yang ia hadapi bukan terletak pada aspek fisik, melainkan mental. Rasa gugup, takut kalah, dan tuntutan untuk tetap percaya diri menjadi hal yang harus dikelola dengan baik. Selain itu, adaptasi terhadap kategori pertandingan yang baru juga menjadi tantangan tersendiri. “Aku harus mereset ulang cara bermain dan melakukan survei ulang terhadap lawan-lawan yang akan dihadapi,” tuturnya.
Sebagai mahasiswa, Leica menilai prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri karena dapat membawa nama baik USU di tingkat internasional. Ia berharap pencapaiannya dapat menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang nonakademik.
Usai SEA Games 2025, Leica menegaskan dirinya belum merasa puas. Ia menjadikan hasil ini sebagai pengingat untuk terus belajar dan berkembang. Target berikutnya yang ingin ia capai adalah Asian Games. Untuk itu, ia berkomitmen meningkatkan kualitas diri, khususnya dari segi mental, teknik, dan konsistensi bertanding. Menurutnya, persaingan di Asian Games akan jauh lebih ketat, sehingga persiapan yang matang menjadi kunci untuk kembali mengharumkan nama Indonesia.
Redaktur: Fatimah Roudatul Jannah
Leave a comment