SUARA USU
Kabar Kampus

Mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP USU Ajak Anak Panti dalam Meningkatkan Kemampuan Dasar Berbahasa Inggris

Oleh: Fernandus Vinansio Sirait

Suara USU, Medan. Kegiatan praktek kerja lapangan yang kedua dilaksanakan di Panti Asuhan Yayasan Kasih Sahabat Dermawan yang beralamat di Jalan Sei Terjun no 8 Babura/ Kecamatan Medan Baru Kota Medan, dengan mahasiswa praktikan saya sendiri yang Bernama Fernandus Vinansio Sirait, Nim 180902079 dengan supervisor sekolah yaitu ibu Wirdah Amaliah,S.sos, M.Kesos.

Kegiatan PKL 2 ini berlangsung kurang lebih 3 bulan, yang dimulai dari tanggal 7 september 2021 hingga 5 desember 2021. Panti asuhan ini menampung 27 anak dan 2 pengurus yaitu Bapak Zebua dan istrinya.

Pada awal bulan September 2021, Fernandus melakukan pertemuan pertama dengan pengurus panti yaitu Bapak Zebua dan melakukan perkanalan diri dengan anak-anak panti asuhan ini. Setelah melakukan perkenalan, dihari berikutnya, Fernandus mengajak ank-anak panti melakukan kegiatan yaitu bermain games dan bernyanyi bersama. Pada pertemuan selanjutnya beberapa anak panti asuhan meminta Fernandus untuk membantu mereka dalam mengerjakan tugas sekolah yaitu termasuklah mata pelajaran Bahasa inggris.

Dalam pelaksanaan pkl 2 ini, Fernandus mendapatkan anak kesulitan dalam mengikuti pelajaran bahasa inggris, yang mana mininmnya pengetahuan anak panti akan dasar-dasar dalam Bahasa inggris yang diberikan oleh gurunya. Dengan melihat masalah tersebut Fernandus membuat mini project untuk meningkatkan kemampuan dasar anak panti dalam bahasa inggris  yang diharapkan dapat berjalan dengan baik walaupun ditengah masa pandemi ini. Mini project dibuat menggunakan tahapan sosial groupwork secara umum. Fernandus membagi anak-anak kedalam beberapa kelompok , yang mana kelompok tersebut dibagi menurut tingkatan kelas masing masing anak. Yaitu kelas 1-3 SD dikelompok 1 kemudian kelas 4-6 SD dikelompok 2 dan tingkatan smp berada di kelompok 3.

Tahapan social Groupwork

Secara umum

  1. Tahap Persiapan

Pada tahap ini Fernandus mempersiapkan pendekatan yang akan dilakukan untuk pengembangan kelompok anak untuk memaksimalkan tujuan dari mini project yang dibua. Kemudian mempersiapkan materi yang diajarkan kepada kelompok-kelompok anak untuk mencapai tujuan.

  1. Tahap Assesment

Pada tahap ini Fernandus mencari permasalahan yang dialami oleh kelompok anak . Fernandus mengajak masing-masing kelompok anak menceritakan masalah yang mereka alami. Saya memnggali masalah mereka menggunakan metode FGD ( Focus Group Discusion ). Setelah memfokuskan diskusi dalam kelompok anak, Saya mendapatkan masalah yang dialami mereka yaitu kesulitan dalam mengikuti pelajaran Bahasa inggris, sehingga tidak bisa menjawab soal-soal yang berikan disekolah.

  1. Tahap Perencanaan Alternatif Program

Pada tahap ini Fernandus merencanakan sebuah program agar kelompok anak mudah mempelajari dasar-dasar berbahasa inggris. Peran Fernandus dalam mini project ini sebagai fasilitator dan edukato. Teori yang fernandus gunakan yaitu teori sosial learning yang mengatakan, bahwa orang dapat mempelajari formasi baru dan perilaku dengan melihat orang lain. Dengan merencanakan program Fernandus sebagai praktikan bisa menyesuaikan dengan program yang diharapkan untuk menyelesaikan permasalahan sehingga nantinya bisa berjalan seusai harapan

  1. Tahap Formulasian Rencana Aksi

Pada tahap ini pelaku korban membantu masing-masing kelompok anak untuk merumuskan dan menentukan prpgram mana yang di prioritaskan terlebih dahulu. Setelah berbicara dengan kelompok-kelompok anak, mereka sepakat untuk melaksanakan program yang akan dilaksanakan yaitu : yang pertama setiap anak diharuskan menghapal 5 vocabulary per hari, yang kedua setiap anak diwajibkan menggunakan Bahasa inggris dalam kehidupan sehari hari, (cth: thankyou, sorry dll) yang ketiga akan dilaksanakan kuis setiap akhir pertemuan untuk memastikan bahwa setiap anak fokus dalam mengikuti mini project. Yang ke empat dilakukannya sharing untuk mengetahui perkembangan setiap anak.

  1. Tahap Pelaksanaan Program (Interpensi)

Pada tahap ini Fernandus menjalankan program-program sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat. Pelaksanaan program diawali dengan kegiatan yaitu yang pertama : setiap anak diharuskan menghapal 5 vocabulary per hari. Dan kegiatan ini berjalan dengan baik , mereka sangat bersemangat dalam menghapal vocabulary. Program kedua yang mana setiap anak diwajibkan menggunakan Bahasa inggris dalam kehidupan sehari hari, (cth: thankyou, sorry dll). Dipertemuan selanjutnya mereka telah menyisipkan kata Bahasa inggris dalam pengucapan Bahasa Indonesia dipertemuan.

Program yang ketiga Fernandus juga mengadakan kuis setiap akhir pertemuan guna untuk memastikan bahwa setiap anak focus dan merefresh pengetahuan mereka. Setelah itu program yang terakhir kami melakukan sharing terkait program yang telah dilaksanakan dan untuk mengetahui perkembangan setiap anak.

  1. Tahap Evaluasi Dan Hasil Perubahan

Di tahap ini Fernandus melakukan evaluasi terhadap program-program yang telah dijalankan. Evaluasi pada program ini adalah kurangnya kemampuan Fernandus dalam menghandle semua anak panti untuk memenuhi mini project. Adapun hasil perubahan yang dialami oleh kelompok anak adalah lebih semangat dan kemuan untuk mampu berbahasa inggris.

  1. Tahap Terminasi

Tahap terminasi merupakan tahap dimana sudah selesainya hubungan secara formal dalam kelompok, pemutusan hubungan dalam kelompok diawali dengan ucapan terimakasih karena sudah mau bekkerjasama untuk menyukseskan mini project yang saya buat dan kelompok-kelompok anak berterimaksih kepada fernandus karena mereka sanagt merasakan manfaat dari mini project yang Fernandus buat.

Adapun ucapan terimaksih yang diucapkan oleh Bapak panti yaitu Bapak zebua kepada Fernandus karena sudah mau membantu mengembangkan pengetahuan anak – anak di panti asuhan. Fernandus juga memberikan buku-buku Bahasa inggris serta kamu-kamus Bahasa inggris untuk anak panti.

Diakhir pertemuan PKL 2, kegiatan yang Fernandus lakukan mendapat apresiasi dari Bapak pengurus Panti yaitu Bapak Zebua, Beliau sangat berterimaksih dan sangat merasa terbantu dalam mengisi kegiatan-kegiatan anak panti selama masa pandemi.

Redaktur: Yessica Irene


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Persiapan SBMPTN 2022, HIMALA USU Gelar Tryout Online Nasional Gratis

redaksi

Dekan Sampaikan Track Record 1 Tahun FKM USU dalam Acara Puncak Dies Natalis

redaksi

Mengenal Desa Sehat Bersama Kementerian Kesehatan PEMA USU

redaksi