Home Kabar Kampus Mahasiswa Malaysia Apresiasi Kunjungan Akademik FISIP USU ke UUM dan USM
Kabar Kampus

Mahasiswa Malaysia Apresiasi Kunjungan Akademik FISIP USU ke UUM dan USM

Share
Sumber: Tim Magister FISIP USU

Reporter: Katrin Alina

Suara USU, Penang. Kunjungan akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) ke Universiti Utara Malaysia (UUM) dan Universiti Sains Malaysia (USM) pada 7–8 Agustus 2025 mendapat apresiasi mahasiswa Malaysia. Pertukaran riset dalam kegiatan ini dinilai memperkaya wawasan serta membuka peluang kolaborasi penelitian lintas negara.

Di UUM, Kamis (7/8/2025), mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi FISIP USU memaparkan penelitian di School of Multimedia Technology and Communication (SMMTC). Salah satu yang menarik perhatian ialah riset “Marriage is Scary” tentang representasi kecemasan terhadap pernikahan di era media baru.

Shafika, mahasiswa Magister SMMTC UUM, menilai topik tersebut relevan dengan kondisi di Malaysia.

“Menurut saya, kunjungan ini sangat menarik. Ada banyak hal yang bisa dipertukarkan antara universitas di Malaysia dan Indonesia. Riset mereka unik dan relevan dengan kondisi di Malaysia, terutama riset bertopik ‘Marriage is Scary’ karena banyak warga Malaysia juga merasa takut menikah dengan alasan tertentu,” ujarnya.

Riset berjudul “Marriage is Scary: Representasi Kecemasan terhadap Pernikahan di Era New Media” dipresentasikan oleh Marsha Zafirah Pohan, Khairul Ansor Nasution, Trisna Mandala Putra, Esdras Idi Alfero Ginting, Christian Yosua Halawa, dan Riati Laia. Penelitian tersebut mengungkap tren kecemasan generasi muda terhadap pernikahan, yang dipengaruhi faktor psikologis, ekonomi, dan sosial, serta diperkuat oleh media sosial.

Pada Jumat (8/8/2025), delegasi USU melanjutkan kunjungan ke School of Communication USM di Penang. Salah satu riset yang dipresentasikan berjudul “Komunikasi Lintas Agama di Aceh Singkil: Antara Potret Harmoni dan Api dalam Sekam” oleh Dian Saputra, Monojaya Simamora, Miftahul Jannah, M. Aidil, dan Siti Aisyah Batubara.

Nani Kurniasari, kandidat doktor di USM, menilai riset tersebut memberi wawasan baru.

“Kami mendapat insight baru dari riset teman-teman Magister USU. Semoga kolaborasi ini dapat terus dipertahankan, bahkan diperkuat, misalnya melalui joint research atau penyelenggaraan forum ilmiah bersama,” ungkap Nani.

Hal senada disampaikan Yang Huijun, kandidat doktor USM lainnya.

“Pertukaran gagasan dan pengalaman riset membuka wawasan baru serta memperkuat jejaring ilmiah antara USU dan USM. Harapannya, kolaborasi ini berlanjut melalui seminar, publikasi bersama, serta program pertukaran mahasiswa maupun dosen,” tuturnya.

Kegiatan ini menunjukkan kerja sama internasional tidak hanya terjadi pada tingkat institusi, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi mahasiswa dalam memperluas perspektif dan memperkuat jejaring riset lintas negara.

Redaktur: Jesika Yusnita Laoly

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.