
Oleh: Anindya Zafira
Suara USU, Medan. Pendampingan adalah salah satu metode dalam praktik pekerjaan sosial yang berfokus pada membina hubungan personal yang positif dan mendukung antara pendamping (pekerja sosial) dengan individu atau kelompok dampingan. Dalam konteks anak-anak, khususnya di panti asuhan, pendampingan berperan penting dalam membantu mereka mengembangkan potensi diri, membangun kepercayaan diri, serta meningkatkan kemampuan sosial dan emosional mereka.
Sebagai bagian dari kegiatan pengabdian dan praktik sosial, saya, Anindya Zafira (NIM 230902079), mahasiswa Program Studi Kesejahteraan Sosial, FISIP Universitas Sumatera Utara angkatan 2023, melaksanakan sebuah program pendampingan di Panti Asuhan Penuh Pengharapan yang beralamat di Jl. Pembangunan No. 86, Beringin, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara 20157. Program ini saya beri nama “Satu Hari Belajar Berteman dan Percaya Diri”, dengan tujuan utama untuk meningkatkan rasa percaya diri serta kemampuan bersosialisasi anak-anak panti dalam suasana yang menyenangkan dan interaktif.
Dalam program ini, anak-anak diajak untuk belajar cara memperkenalkan diri, membangun komunikasi yang sehat, serta berinteraksi secara positif melalui berbagai permainan edukatif dan aktivitas kelompok. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain membuat hiasan nametag kreatif sebagai bentuk ekspresi diri dan diakhiri dengan mini talent show yang memberi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan bakat mereka.
Kegiatan pendampingan saya berfokus pada sebuah sesi khusus yang saya beri nama “My Friendship Day”. Dalam sesi ini, saya mendampingi tiga anak yaitu Agnes, Jonvi, dan Alex. Kami menghabiskan waktu bersama melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan membangun, seperti bercerita, bermain peran, serta latihan berbicara di depan kelompok kecil.
Melalui kegiatan ini, ketiga anak menunjukkan perubahan yang positif. Mereka tampak lebih terbuka, antusias, dan percaya diri dalam mengekspresikan diri. Program ini tidak hanya memberikan hiburan dan kebersamaan, tetapi juga menumbuhkan rasa saling menghargai antar sesama, serta membentuk pengalaman sosial yang menyenangkan dan bermakna.
Anak-anak yang tinggal di panti asuhan seringkali menghadapi tantangan dalam perkembangan emosional dan sosial mereka. Tidak sedikit dari mereka mengalami keterbatasan dalam mendapatkan perhatian personal, afeksi, dan ruang untuk menyalurkan ekspresi diri. Di sinilah pentingnya pendampingan. Melalui kehadiran dan interaksi yang hangat dari seorang pendamping, anak-anak dapat merasa didengar, dihargai, dan didukung dalam proses tumbuh kembangnya.
Pendampingan membantu anak-anak panti membangun keterampilan sosial, mengenali emosi mereka, meningkatkan kepercayaan diri, dan belajar membentuk relasi yang sehat dengan orang lain. Program-program kecil seperti “My Friendship Day” memberikan dampak besar dalam memberikan pengalaman positif yang dapat mereka kenang dan bawa ke masa depan.
Artikel ini merupakan publikasi tugas Mata Kuliah Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat (COCD) dengan Dosen Pengampu Dr. Agus Suriadi, S.Sos., M.Si.
Redaktur: Indira Rivany
Leave a comment