SUARA USU
Sosok

Membangun Kesadaran Hidup Sehat, Melalui Organisasi Peduli Masyarakat Ala Tesalonika

Penulis: PublicPro Publisher

Suara USU, Medan. Berdasarkan Global Health Security Index pada tahun 2021, Indonesia pada saat ini menduduki peringkat ke 13 dengan Skor 50,4 di G20. Bisa dikatakan bahwa hampir dari setengahnya Indonesia belum siap dari segi kesehatan. Tentunya hal ini di sebabkan oleh banyak faktor, seperti daerah yang belum mendapatkan fasilitas kesehatan yang sesuai dan yang paling mendasar adalah kesadaran masyarakat untuk menjaga pola hidup yang sehat. Hal ini tentu juga menjadi tantangan besar bagi mahasiswa yang berkecimpung dalam dunia kesehatan, salah satunya ialah Tesalonika R.M. Panggabean.

Wanita kelahiran Tarutung, 16 Juli 2002 ini, merupakan seorang mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatra Utara. Dari kecil, Tesa memang memiliki ketertarikan dalam dunia kesehatan, namun jurusan kedokteran bukanlah menjadi jodohnya. Fakultas Kesehatan Masyarakat menjadi tujuannya setelah berpikir bahwa Tesa juga punya peluang untuk menyebarkan ilmu yang ia punya tentang kesehatan. Semenjak saat itu ia juga bertekad untuk menjadikan ilmu dan pengetahuannya sebagai alat untuk menginspirasi perubahan positif, dimana Kesehatan Masyarakat sendiri bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian kesehatan.

Sebagai mahasiswa, selain fokus pada studi Tesa pun aktif dalam berbagai organisasi kampus terkait kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya organisasi Tesa adalah Ikatan Mahasiswa Peduli Masyarakat USU (IMPM). Sebagai anggota aktif, ia terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, kampanye kesehatan, dan program pemberdayaan masyarakat. Dedikasinya untuk menciptakan dampak yang nyata terlihat dalam berbagai kegiatan bakti sosial yang telah diikutinya.

Banyak hal yang Tesa dapat pada saat ia melakukan kegiatan di kegiatan organisasinya, selain itu juga bisa menyebarkan ilmu tentang kesehatan yang telah dipelajari. “Pada saat aku ikutan pengabdian ke Sei Bamban, disana kita buka rumah baca, sosialisasi kesehatan, senam lansia, sunat massal, pengobatan umum, penyuluhan kompos. Sampai sekarang aku masih aktif jadi anggota IMPM. Menurut aku mengikuti kegiatan seperti ini berkesan banget karna disana aku bisa belajar banyak hal. Mulai dari kerja sama tim, humble ke warga, mengatur waktu, bisa bertahan hidup di desa dengan makanan atau tempat yang tersedia,” ujar Tesa.

Banyak hal yang membuat Tesa terkesan dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang ia lakukan salah satunya adalah saat ia membantu seorang ibu yang ingin datang ke lokasi pengobatan umum. “Ada hal yang berkesan ketika aku melakukan kegiatan pada Februari kemarin kami ke Langkat. Disana banyak orangtua yang tinggal sendiri, sementara keluhan mereka itu kebanyakan nyeri pinggang. Tapi mereka harus menghidupi dirinya sendiri. Bahkan ada andung yang jatuh pada saat mau datang ke pengobatan umum kami. Karna tidak punya transportasi,” ujar Tesa menjelaskan.

Selain mengikuti pengabdian, Tesa juga aktif sebagai pembicara dibeberapa kegiatan. Sebagai mahasiswa yang yang memiliki kemampuan dalam public speaking, Tesa juga selalu menyebarkan tentang ilmu kesehatan yang telah ia punya, baik itu dilingkungan kecil maupun dalam lingkungan yang besar. Setiap ada kesempatan Tesa selalu menyelipkan pesan-pesan terkait pentingnya menjaga kesehatan. Ia percaya bahwa kesehatan memang suatu hal krusial yang sangat penting untuk dijaga dalam hidup.

“Banyak orang bilang sehat itu mahal, tapi sebenarnya nggak. Kita bisa dengan mudah mempertahankan kesehatan kita sesederhana mengatur pola makan, pola tidur, olahraga, dan pikiran. Jadi mulai sekarang coba kontrol keempat hal penting itu secara stabil agar kita bisa tetap sehat,” pungkas Tesa.

Artikel ini adalah publikasi tugas mata kuliah Publisitas dengan Dosen Pengampu: Farida Hanim S.Sos, M.I.Kom & Sofiari Ananda S.Sos, M.I.Kom

Redaktur: Anna Fauziah Pane

 

 


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Dick Sudirman, Sosok di Balik Kemajuan Bulutangkis Indonesia

redaksi

Berkenalan dengan Ananda Rizqullah, Mahasiswa USU Penggerak Literasi dan Inovasi

redaksi

Punya Julukan “Dokter Dua Ribu” Ini Dia Kisah Inspiratif Dr. Sudanto

redaksi