SUARA USU
Film

Membuka Pikiran Melalui Sastra dalam Film Dead Poets Society

Oleh : Aisyah Lubis

Suara USU, Medan. Dead Poets Society merupakan film coming of age yang disutradarai oleh Peter Weir, pada tahun 1989. Film yang dibintangi oleh Robin Williams, Robert Sean Leonard, Ethan Hawke, Josh Charles, dan yang lainnya pada saat masih muda ini menjadi salah satu klasik yang masih menjadi favorit bagi beberapa orang sampai sekarang. Film ini banyak meraih penghargaan seperti BAFTA Award for Best Film dan yang lainnya.

Kisahnya yang menginspirasi dan penuh dengan pesan menjadikan film ini sangat diingat banyak orang. Dengan New England sebagai latar belakang cerita tersebut juga menjadi nilai tambah dalam sinematografi yang apik. Film yang memiliki genre komedi dan drama ini mengusung kisah dari tujuh anak muda yang menempuh pendidikan di Akademi Welton. Akademi Welton sendiri merupakan asrama khusus laki laki yang memiliki aturan sangat ketat mengenai kedisiplinan diri. Kisah dimulai saat mereka bertemu dengan guru sastra inggris mereka yang baru yaitu John Keating.

John Keating yang ternyata alumni dari Akademi Welton tersebut memiliki metode yang unik dalam pembelajarannya. Ia mengajak anak anak muridnya untuk menjadi seseorang yang berpikiran luas, melihat segala hal dari sudut pandang yang berbeda, menjadi pemikir bebas, dan berani untuk mengambil keputusan dari diri mereka sendiri. Tak jarang, metode pembelajarannya itu menjadi tanda tanya pada anak muridnya dan juga guru yang mengajar di Akademi Welton. Ia menyinggung bahwa yang Keating lakukan hanya meromantisasi masa mudanya melalui puisi dan apabila mereka (anak-anak murid) menyadari bahwa mereka bukanlah Shakespeare, mereka akan membencinya selamanya. Namun, Keating membalas bahwa yang ia lakukan hanyalah untuk menjadi pemikir bebas.

Dead Poets Society mengajarkan kita sebagai anak muda untuk terus mengejar impian kita, memiliki pola pikir yang baru, dan memandang hidup dengan lebih luas. Di dalam film tersebut juga menampilkan bagaimana 7 anak muda tersebut berubah untuk melawan dari aturan sekolah yang kaku dan konservatif. Salah satu kutipan yang terkenal dalam film Dead Poets Society yaitu “Carpe Diem! Seize the Day” yang memiliki makna “Petiklah Hari” yaitu mengajak untuk menikmati dan fokus pada hari ini dengan sebaik baiknya.

Redaktur : Evita Sipahutar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related posts

Keluar dari Zona Nyaman ala Elle Woods Dalam Film Legally Blonde

redaksi

Belajar Mengungkapkan Perasaan Terpendam Lewat Film Horor Panggonan Wingit

redaksi

Film All These Years: Bangkit Bersama Keberanian dan Cinta yang Tulus

redaksi