SUARA USU
Life Style

Menghargai Diri Sendiri, Ayo Mulai Romantisisasi Hidup!

Oleh: Jio M

Suara USU, Medan. Bernafas di dunia yang penuh hiruk pikuk terkadang sering membuat kita sesak. Entah mengapa tapi rasanya kita dipaksa untuk tetap bergerak cepat dengan segala tuntutan dunia. Kalau saja semesta memberi waktu lebih dari 24 jam, barangkali beban di pundak ini akan sedikit lebih ringan. Bukankah kita setuju, bahwa memang kita butuh waktu untuk setidaknya memperhatikan diri ini, lebih baik lagi?

Tetapi bisakah kita memperhatikan diri ini lebih baik, walaupun hanya 24 jam, walaupun dengan banyaknya tanggung jawab, walaupun dengan terbatasnya kapasitas diri, dan walaupun walaupun lainnya? Tentu saja.

Hal yang sangat membanggakan adalah ketika kita pada akhirnya menyadari bahwa prioritas kita adalah diri kita sendiri. Ada banyak cerita tentang putus cinta, tapi sedikit atau bahkan tak ada satupun tentang breaking up with yourself, bukan begitu?

Ketika kita sudah merasa dipenuhi oleh cinta dari diri kita sendiri, maka akan lebih mudah bagi kita untuk memvibrasi energi tersebut kepada orang sekitar. Hingga ketika energi dari luar datang mencoba mengusik kita, hal itu tak akan menggoyahkan diri atau mempertanyakan ‘worth of our existences’. Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan akan ‘mengapa kita harus meromantisasi hidup’

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan dalam mengapresiasi diri kita, salah satunya adalah dengan mulai meromantisasi hidup kita sendiri. Sebagai awalan dalam hal ini, penting bagi kita untuk terlebih dahulu mengetahui batasan – batasan yang ingin kita berikan kepada pihak luar, baik itu dalam hal prinsip, privasi, bahkan hingga hal hal sepele seperti tidak menyebarkan nomor ponsel kita sembarangan.

Pertama sekali kita harus pakem akan apa yang kita percayai dan tidak membiarkan orang lain dengan mudahnya melewati batas itu, ini adalah bentuk menghargai diri paling awal. Kita harus terlebih dahulu jatuh cinta pada diri ini, untuk dapat menciptakan ruang yang baik, batasan yang benar akan siapa yang layak dan tidak layak mendapatkan eksistensi kita.

Dalam kehidupan sehari – hari, ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk meromantisisasi hidup. Dari bangun tidur hingga bangun lagi di pagi hari. Tentunya kita dapat membuat versi kita masing masing. Namun, sebagai referensi, berikut kami akan paparkan pada sobat Suara USU beberapa cara meromantisasi hidup.

Mulailah pagi dengan ucapan syukur, hal ini dapat berupa beribadah atau bahkan bermeditasi, luangkan waktu yang cukup untuk awali pagimu.

Keluar dan hirup udara pagi, resapi tanpa distraksi, dengar ritme detak jantung, bisa juga dengan sekaligus melakukan yoga atau peregangan.

Mandilah dan buat dirimu nyaman dengan wewangian dari sabun atau parfum yang dimiliki, tidak masalah kalau tidak akan keluar sekalipun dan jangan lupa selalu berpakaian rapi dan nyaman, alirkan vibrasi ‘main character’ pada pagimu.

Luangkan waktu untuk sarapan (begitu juga dengan makan siang dan makan malam) tanpa adanya distraksi dari ponsel ataupun pekerjaan lainnya. Rasakan bagaimana nikmatnya tiap kunyahan yang telah dikaruniakan pada dirimu.

Ketika akan memulai pekerjaan, siapkan playlist favoritmu– baik itu lagu atau podcast yang membuatmu bersemangat (Luangkan waktu terlebih dahulu untuk merangkai playlist untuk setiap aktivitasmu).

Siapkan kopi, teh, atau matcha sebagai temanmu dalam beraktivitas, jangan lupa gunakan mug kesukaanmu.

Di tengah pekerjaan, sempatkan beristirahat sejenak dengan menjauhi segala distraksi bisa dengan menyiram tanaman, menyusun tatanan rak buku, atau bahkan tidur siang secukupnya.

Luangkan waktu untuk hiburan pada diri sendiri seperti menonton Netflix, menyelesaikan lego, membuat cookies, membaca buku dan sebagainya

Pergilah jogging di sore hari, sambil mendengarkan playlist-mu, tersenyum pada orang disekitar, pergunakan fasilitas taman kota, dan bawa tumblermu sendiri.

Bangunlah suasana nyaman di kamarmu, tambahkan lilin aromatik, mulailah journaling dan tulislah afirmasi afirmasi positif untuk besok pagi dan seterusnya, dan tidurlah tepat waktu, jangan begadang.

Hal hal lain di luar aktivitas sehari – hari yang dapat kita lakukan adalah seperti, mengirimkan pesan positif kepada orang orang yang kita cintai secara berkala, mencoba mengikuti workshops seperti kelas melukis, membuat keramik dan sebagainya. Mulai rajin maskeran, menggunakan transportasi umum dan melihat sisi indah dari hustle life, pergi ke karaoke sendiri atau bahkan bersama teman, beli bunga dan merawatnya, mulai mencoba memasak, membuat visual board dan tidak menyerah akan ketidakmungkinan, berpenampilan rapi dan menarik, mendokumentasi setiap pengalaman dan meletakkan usaha pada publikasinya seperti vlog, hingga solo backpacking.

Meromantisisasi hidup itu menyenangkan, bukan? Tentu ada banyak lagi cara meromantisasi hidup, itu semua tergantung individu masing masing. Tapi intinya adalah membuat diri kita dihargai dan dicintai dengan baik terutama oleh diri sendiri. Yuk Sobat Suara USU, mulailah mengapresiasi dirimu dengan meromantisasi hidupmu!

Redaktur: Anna Fauziah Pane


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Yuk, Bedakan Gaya Hidup dan Kebutuhan Hidup!

redaksi

Jus atau Smoothies? Simak Bedanya Berikut Ini

redaksi

Hiruk Pikuk Perkuliahan, Intip Rekomendasi Kegiatan Positif Ketika Me Time

redaksi