SUARA USU
Opini

Meniti Jejak Kesuksesan Tanpa Harus Terpaku Pada Jurusan

Oleh: Jesika Yusnita Laoly

Suara USU, Medan. “Kamu ambil jurusan ini aja, biar nanti setelah lulus gampang nyari kerja. Jangan ambil jurusan yang itu, prospek kerjanya gak jelas, nanti setelah lulus mau jadi apa?”

Pernyataan dan pertanyaan diatas sering kali dilontarkan oleh orang-orang saat kita meminta saran dan pandangan mereka ketika hendak memilih jurusan di bangku pekuliahan. Mereka bahkan tidak sungkan untuk berkomentar jelek terhadap ‘jurusan’  yang menurut mereka tidak memiliki masa depan. Membanding – bandingkan jurusan a  dan jurusan b yang kiranya menurut sudut pandangan mereka lebih menjanjikan. Hal tersebut sebenarnya tidak salah, kita dapat mengangapnya sebagai itikad baik dari mereka yang ingin melihat kita sukses di masa depan.

Namun, terkadang hal-hal demikian malah membuat keresahan dalam diri individu tersebut. Tidak sedikit dari para siswa yang ingin melanjutkan pendidikannya di jenjang perkuliahan akhirnya memilih jurusan yang bukan minatnya, berpikir ia akan sukses bila mengambil jurusan yang di rekomendasikan oleh banyak orang. Apalagi jika jurusan yang sebenarnya ia minati adalah jurusan yang jarang dilirik dan kurang diminati. Ini membuat mereka lebih mudah untuk terhasut dan goyah, sehingga memilih jurusan lain. Akibatnya pada saat sedang menempuh pendidikan, banyak diantara mereka yang tidak sanggup atau merasa salah jurusan.

Pada kenyataanya, kesuksesan tidak selalu bergantung pada jurusan yang diambil saat kuliah. Banyak orang yang berhasil meraih kesuksesan di bidang yang berbeda dengan jurusan yang mereka ambil. Tidak sedikit dari mereka adalah orang-orang yang merupakan lulusan dari jurusan yang kurang diminati. Hal ini menunjukkan bahwa jurusan kuliah bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan kesuksesan seseorang.

Stereotip bahwa harus mengambil jurusan a, jurusan b dan menghindari jurusan c untuk sukses adalah pemikiran yang salah. Namun, dengan dedikasi dan pengembangan diri yang baik, seseorang dapat mencapai kesuksesan. Selain itu, mengembangkan keterampilan mandiri, beradaptasi, dan berinovasi juga merupakan faktor penting dalam meraih kesuksesan. Salah satu bukti nyatanya adalah Prof. Dr. Drs. Jonner Hasugian M.Si, yang merupakan dosen dijurusan Ilmu Perpustaakan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara yang sukses berkarir didunia pendidikan. Dimana jurusan yang Ia geluti terkadang dipandang sebelah mata dan kurang diminati orang lain, yang berpikiran “lulusan ilmu perpustakaan mau jadi apa?”

Atau Steve Jobs, sebagai contoh yang lebih mendunia. Steve Jobs adalah pendiri Apple yang dulu pernah mangambil jurusan seni di Reed College, Amerika Serikat. Namun, ia berhasil meraih kesuksesan di bidang teknologi.

Kenyataanya diluar sana banyak sosok-sosok yang sukses tanpa harus terpaku dengan jurusan yang mereka ambil semasa kuliah. Kamu hanya harus menjadi pribadi yang mampu mengembangkan potensi diri dan memanfaatkan peluang yang ada untuk meraih kesuksesan. Karena pada hakekatnya setiap individu mempunyai peluang dan kesempatan yang sama dalam meraih kesuksesan terlepas dari jurusan mana dia berasal.

Redaktur: Taty Kristina


Discover more from SUARA USU

Subscribe to get the latest posts to your email.

Related posts

Tugas Kelompok, Solusi atau Masalah?

redaksi

Belenggu Ketidakadilan Terhadap Perempuan

redaksi

Beasiswa LPDP Jatuh di Tangan yang Salah

redaksi