
Oleh: Naya Fitriani Pasaribu
Suara USU, Medan. Sebagai bagian dari tugas mata kuliah Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat (COCD), saya melaksanakan kegiatan pendampingan bertema My Reading Adventure Day di Panti Asuhan Penuh Pengharapan yang berlokasi di Jl. Pembangunan No.86, Beringin, Kec. Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara 20157. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca, melatih keterampilan menulis huruf, mengenalkan bahasa inggris dasar, serta mengembangkan kreativitas anak-anak melalui aktivitas menggambar dan aktivitas ice breaking seperti tebak-tebakan kata.
Pendampingan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan interaktif, melibatkan anak- anak secara aktif dalam setiap kegiatan agar mereka merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar. secara berkelompok, anak-anak mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai dengan membaca buku cerita bergambar bersama yang berjudul “Kancil Melawan Harimau”. Saat saya mulai membacakan, anak-anak duduk melingkar, mata mereka berbinar penuh rasa ingin tahu. Saya membacakan dengan intonasi yang menarik, kadang menirukan suara kancil yang cerdik atau harimau yang garang. anak-anak tertawa saat saya menirukan suara harimau garang dan mereka ikut menirukan suara harimau yang garang dan kami tertawa bersama.
Setelah cerita selesai, saya mengajak anak-anak untuk menceritakan kembali kisah Kancil Melawan Harimau. Salah satu anak, Mesya, dengan penuh percaya diri berkata, “si kancil itu cerdik, dia punya banyak akal untuk menipu harimau supaya bisa lari dari harimau, kalau aku jadi harimau, pasti aku juga tertipu!”
Mendengar cerita versi mereka, saya jadi tersadar betapa imajinasi anak-anak begitu luas. Mereka bahkan menambahkan detail baru yang tidak ada di buku.
Selanjutnya, saya meminta mereka untuk berlatih menulis huruf menggunakann media buku belajar menulis dan alat tulis. Latihan ini bertujuan melatih motorik halus sekaligus mengenalkan huruf dan mengejanya dalam bahasa inggris. Setelah itu, anak-anak juga diperkenalkan pada kosakata dan kalimat sederhana dalam bahasa inggris. Sata memberikan contoh pembacaan dan mengajak mereka untuk berlatih membaca secara bergantian agar lebih percaya diri.
Sebagai penutup, anank-anak mengekspresikan kreativitas mereka melalui kegiatan menggambar. Mereka menuangkan imajinasi mereka dan cerita yang telah didengar ke dalam gambar berwarna yang menarik. Kegiatan ini sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap isi cerita. Hasil gambar mereka penuh warna dan kreativitas, membuat ruangan semakin ceria.

Kegiatan My Reading Adventure Day berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari anak-anak Panti Asuhan Penuh Pengharapan. Mereka menunjukkan antusiasme yang tinggi dan aktif berpartisipasi dalam setiap sesi. Kemampuan membaca, menulis, dan pemahaman bahasa inggris anak-anak meningkat secara signifikan. Kegiatan menggambar juga menjadi sarana efektif untuk mengekspresikan kreativitas dan memperkuat pemahaman cerita.
Selain itu, kegiatan ini mempererat hubungan sosial antara pendamping dan anak-anak, menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Pendekatan partisipasi yang diterapkan sesuai dengan tujuan mata kuliah Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat COCD dalam pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, saya belajar bahwa membaca dan menceritakan kembali cerita bukan hanya soal melatih kemampuan berbahasa, tapi juga membangun kepercayaan diri dan imajinasi anak-anak. Saya berharap, kegiatan sederhana ini bisa terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak anak untuk gemar membaca.
Artikel ini merupakan publikasi tugas Mata Kuliah Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat (COCD) dengan Dosen Pengampu Dr. Agus Suriadi, S.Sos., M.Si.
Redaktur: Indira Rivany
Leave a comment