Reporter: Muhassanah Nasution
Suara USU, Medan. Ikatan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial (IMIKS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar aksi galang dana untuk membantu korban bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Aksi galang dana ini dibuka dengan menerima donasi berupa uang, pakaian layak pakai, obat-obatan, makanan, minuman, sembako, dan alat tulis. Seluruh bantuan dalam bentuk barang dikumpulkan di Pendopo FISIP USU. Kegiatan ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dibuka sejak 1 Desember yang difokuskan untuk membantu korban di Langkat dan Medan Pesisir. Sementara itu, tahap kedua dibuka mulai 7 Desember dengan sasaran Aceh, Sibolga, dan Sumatera Barat.
Aksi penggalangan dana ini merupakan inisiatif Divisi Pengabdian Masyarakat (Pengmas) IMIKS sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana yang terjadi. “Melihat musibah yang melanda, kami tergerak untuk membuka donasi bagi korban banjir dan longsor,” ujar Fathur Ammar, Ketua Umum IMIKS.
Perencanaan kegiatan telah dimulai sejak 30 November. Pada awalnya, IMIKS sempat mempertimbangkan untuk tidak hanya membuka donasi, tetapi juga mengirimkan relawan. Namun, setelah melalui sejumlah pertimbangan, diputuskan bahwa kegiatan berfokus pada pembukaan donasi.
Pada Jumat, 5 Desember, hasil donasi tahap pertama disalurkan ke Kabupaten Langkat dengan bekerja sama dengan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia Kota Medan untuk proses penyaluran. Kemudian, pada Sabtu, 6 Desember, sebagian donasi juga disalurkan ke Aceh Tamiang melalui salah satu anggota Pengmas IMIKS yang langsung mendatangi lokasi bencana.
Adapun donasi yang disalurkan kepada masyarakat di Aceh, Langkat, dan Medan Pesisir berupa berbagai kebutuhan pokok, antara lain makanan cepat saji, air mineral, tisu basah dan kering, pembalut wanita, popok anak dan lansia, obat-obatan, susu kotak, losion anti nyamuk, perlengkapan mandi, serta pakaian layak pakai yang berasal dari hasil donasi mahasiswa USU.
Tidak hanya menyalurkan bantuan kepada masyarakat umum, IMIKS juga memberikan bantuan kepada mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP USU yang terdampak banjir. Bantuan yang diberikan berupa sembako, seperti telur, mi instan, beras, dan pakaian sesuai kebutuhan masing-masing mahasiswa.
Sementara itu, penyaluran donasi ke wilayah Medan Pesisir dijadwalkan akan dilakukan secara langsung oleh seluruh anggota Pengmas IMIKS pada Senin, 15 Desember 2025. Kemudian, penyaluran donasi juga akan kembali dilakukan untuk Kabupaten Pidie dan Aceh Tamiang pada Jumat, 12 Desember 2025 melalui Lembaga Serikat Petani Indonesia (SPI) dan Relawan Nusantara.
Fathur Ammar, Ketua Umum IMIKS, menyampaikan bahwa kondisi bencana seperti saat ini sangat membutuhkan perhatian dari banyak pihak untuk saling membantu. “Menurut saya, saat ini sangat dibutuhkan perhatian dari segala pihak. Jika kita hanya mengandalkan lembaga atau pihak yang memang bertugas menangani hal ini, nyatanya masih belum cukup,” jelasnya.
Fathur juga berharap aksi galang dana ini tidak hanya bermanfaat bagi para penerima bantuan, tetapi juga dapat menumbuhkan rasa empati di kalangan mahasiswa Kesejahteraan Sosial. “Harapannya, donasi ini bermanfaat dan bisa menjadi pemantik empati untuk kawan-kawan Kessos. Karena kami tahu, mungkin tidak banyak yang bisa kami berikan, tetapi setidaknya dapat melatih empati mahasiswa Kessos,” ungkapnya.
Redaktur: Alicia Reylina
Leave a comment