Home Tulisan Penerapan Green Marketing pada UMKM D3 Coffee sebagai Contoh Bisnis Ramah Lingkungan
Tulisan

Penerapan Green Marketing pada UMKM D3 Coffee sebagai Contoh Bisnis Ramah Lingkungan

Share

Oleh: Khaila Aura Fadia, Salsabila Al Husna, Nia Ramadhanti, Flora Marbun, Deby Arzety

Suara USU, Medan. Berawal dari mimpi sederhana dan inspirasi teman-teman sebaya yang telah mandiri secara finansial, lahirlah D3 Coffee sebuah kedai kopi dengan konsep unik yang berdiri di tengah hamparan sawah Kota Medan. Resmi beroperasi sejak 23 Agustus 2023, D3 Coffee hadir bukan semata untuk mengejar keuntungan, melainkan menjadi ruang baru yang menyatukan rasa, alam, dan harapan masa depan yang lebih hijau.

Nama “D3” diambil dari inisial tiga anak sang pemilik, yakni Defa, Davin, dan Dinda. Lebih dari sekadar nama, ini adalah simbol semangat keluarga dan harapan jangka panjang. D3 Coffee bukan hanya tempat usaha, melainkan bentuk cinta dan warisan yang ingin ditanamkan lintas generasi.

Konsep yang ditawarkan D3 Coffee sangatlah khas, dimulai dari menikmati kopi dan camilan tradisional di tengah suasana alam terbuka, hingga suasana riang dihamparan sawah. Sawah yang mengelilingi kedai menjadi nilai lebih yang membawa ketenangan dan menyegarkan jiwa para pelanggan. D3 Coffee menciptakan pengalaman yang tak sekadar mengisi perut, tetapi juga menyentuh hati.

Salah satu kekuatan utama dari kedai ini adalah komitmennya terhadap praktik green marketing. D3 Coffee menggunakan bahan-bahan organik dan lokal mulai dari biji kopi hingga jajanan tradisional. Semua diracik tanpa bahan pengawet dan dikemas secara ramah lingkungan, mencerminkan kepedulian terhadap kesehatan, kehalalan, dan keberlanjutan lingkungan.

Dalam strategi promosi, D3 Coffee juga cerdas dan efisien. Mereka mengandalkan kekuatan media sosial untuk menjangkau konsumen muda, aktif di Instagram dan TikTok, serta sesekali berkolaborasi dengan influencer lokal. Tidak ada brosur kertas atau spanduk berlebihan, sebagai bentuk pemasaran yang hemat sekaligus peduli terhadap pengurangan limbah visual.

Suasana yang nyaman, pelayanan yang ramah, dan kualitas rasa yang konsisten membuat banyak pelanggan kembali datang. Bukan hanya karena kopinya, tapi karena pengalaman menyeluruh yang ditawarkan. D3 Coffee berhasil membangun loyalitas pelanggan bukan dengan gimmick, melainkan dengan ketulusan.

Sebagai sebuah UMKM muda, D3 Coffee membuktikan bahwa usaha kecil pun bisa berkontribusi besar dalam gerakan keberlanjutan. Menjual kopi sembari menyampaikan pesan cinta terhadap alam adalah langkah kecil yang memberi dampak luas. Di tengah hiruk-pikuk kota, D3 Coffee menjadi ruang perhentian tempat untuk rehat, refleksi, dan menyeruput harapan dari secangkir kopi yang diseduh dengan hati.

Artikel ini adalah publikasi tugas mata kuliah Marketing Management dengan Dosen Pengampu Bapak Onan Marakali Siregar, S.Sos., M.Si

 

Redaktur: Indira Rivany

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.