SUARA USU
Life Style

Pentingnya Budaya “Terima Kasih” dan “Maaf”

Foto: www.thebalance.com

Oleh: Atika Larasati

Di kehidupan sosial dalam interaksi terhadap sesama individu, tentu kita tidak terlepas dari kata “terima kasih” dan “maaf”. Kata yang sederhana, bahkan terdengar sepele, tetapi memiliki pengaruh yang luar biasa. Kata-kata itu dapat memperkokoh tali persaudaraan, mendekatkan yang jauh, serta mencairkan kekakuan dan kecanggungan dalam suatu hubungan.

Bukan hanya sebuah budaya yang berkembang, kata ini harus menjadi suatu keharusan. Mengucapkan terima kasih saat mendapatkan bantuan dan meminta maaf bila melakukan kesalahan merupakan bentuk tanggung jawab.

Meski terkesan mudah, masih banyak yang mengabaikan dan melupakan. Terima kasih, contohnya. Bentuk apresiasi lewat kata yang tidak memerlukan biaya dan banyak tenaga, kepada orang yang telah sukarela meluangkan waktunya membantu kita. Suatu sikap dan kesadaran dalam menghargai sesama. Kata yang tanpa disadari dapat membuat orang lain merasa dihargai dan bahagia.

Tidak hanya ucapan terima kasih, meminta maaf pun sama pentingnya. Di dunia ini, tidak ada yang sempurna. Kita semua pasti pernah melakukan kesalahan sekecil apapun dan dengan alasan apapun. Namun semenjak kata “baper” tercipta, kata “maaf” seolah terlupakan. Manusia lebih mementingkan ego dan membuat jarak yang jelas. Bukan, tulisan ini tidak memiliki maksud untuk menyindir, tetapi sebagai pengingat untuk kita semua, termasuk aku.

Banyak orang akan merasa kalah, lemah, dan pula gengsi saat meminta maaf. Padahal pemikiran itu salah. Justru dengan meminta maaf, menunjukkan kita bukan pribadi yang pendendam, namun memiliki hati yang luas. Kita akan tampak hebat dan bertanggung jawab. Tidak mudah untuk mengakui kesalahan dan menerima konsekuensi atas apa yang sudah kita lakukan.

Berubah itu adalah pilihan. Bisa dalam hal sekecil apapun, termasuk membiasakan mengucapkan terima kasih dan meminta maaf. Itu merupakan bentuk saling menghargai sesama individu yang saling membutuhkan. Maka dari itu, yuk menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya!

Penyunting: Yulia Putri Hadi

Related posts

Kecanduan Dengan Smartphone, Bahaya Loh!

redaksi

Trend Mode Face Shield, Amankah?

redaksi

Mengenal Tradisi Berbagi Hampers pada Bulan Ramadhan

redaksi